IQNA

19:39 - February 02, 2017
Berita ID: 3470996
VIRIGINA (IQNA) – Aparat polisi Amerika, setelah bertindak rasisme menahan seorang anak keturunan Iran di bandara negara bagian "Virginia", memborgol lengan tangan anak kecil ini karena borgol itu tidak seukuran di pergelangan tangannya!

Menurut laporan IQNA seperti dikutip dari Al-Alam, media-media AS melaporkan bahwa polisi Amerika menahan seorang anak keturunan Iran berusia lima tahun Selasa (12 Februari) beberapa jam di Bandara International Washington Dulles, negara bagian Virginia, Amerika Timur.

Media-media ini menambahkan, polisi negara bagian Virginia mengikat kedua tangan anak Iran ini, yang juga memiliki paspor Amerika dan menahannya beberapa jam di bandara.

Menurut laporan media-media ini, ibu anak ini kelahiran negara bagian Maryland, Amerika adalah keturunan Iran.

Penahanan Seorang Anak Keturunan Iran; Simbol Rasisme Amerika

                             Borgol yang dipasang di lengan anak keturunan Iran

Anak itu dibebaskan setelah beberapa jam penahanan dan interogasi, namun polisi tidak memberikan penjelasan berkaitan dengan masalah ini.

"Sean Spicer", Jubir Gedung Putih dalam konferensi persnya, untuk menjustifikasi tindakan polisi, mengklaim: Jangan salah bahwa umur seseorang dan ras mereka terhitung tidak membahayakan.

Ia mengklaim bahwa keputusan Trump dalam pelarangan untuk mengeluarkan visa masuk tidak dikhususkan hanya bagi umat Islam, akan tetapi itu adalah termasuk dari keamanan yang ketat.

3569802


Penahanan Seorang Anak Keturunan Iran; Simbol Rasisme Amerika


Kunci-kunci: Penahanan ، Anak Kecil ، Iran ، Virigina ، Amerika Timur
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\