IQNA

14:06 - March 13, 2017
Berita ID: 3471096
TEXAS (IQNA) - Sejumlah direktur muslim dengan startups baru hadir dalam festival teknologi Austin markas propinsi Texas Amerika guna menunjukkan modernisasi dan juga religi.

Menurut laporan IQNA seperti dikutip dari france24, Shahid Amanullah, seorang direktur muslim Amerika dan termasuk pendiri situs Affinis Labs mengatakan, sudah waktunya merubah opini dunia terhadap kaum muslim di dunia maya.

"Saya tidak ingin membatasi pembicaraan tentang Islam di internet dengan memerangi terorisme,” tambahnya.

Amanullah datang ke festival SXSW2017 guna menunjukkan bahwa realita adalah hal yang lain, realita sebuah ekosistem yang sedang mengembangkan startups Islam.

Dalam dunia teknologi dibawah dominasi model Amerika, para remaja Silicon Valley tidak mengenal raksasa kecuali Steve Jobs dan uang, dengan demikian ide startups religi nampaknya menarik dan asing.

Chris Abdurrahman, warga Amerika yang memeluk Islam pada tahun 2001 memiliki pengalaman pahit dalam hal ini dan mengatakan, ketika saya mensearching dukungan finansial untuk situs Launchgoog, semua orang menolak dan bahkan seorang investor mengatakan pada saya ide yang amat gemilang, namun dana yang saya gunakan untuk mendanai melarang bantuan keuangan untuk sejumlah agenda religi!

Kendati demikian, sekarang ini setiap harinya rata-rata 20 desain baru diupload di Launcgood dan situs memungkinkan kepada para kontraktor muslim seantero dunia dari masa pendirian pada tahun 2013 sampai sekarang memiliki penghasilan sebanyak 13 juta dolar.

Chris bukan satu-satunya orang yang dengan bersandar para imannya, memasuki dunia startups. Di Inggris, Shazya Salim, dengan menciptakan ieat, sebuah perusahaan yang menjual makanan halal Inggris, membuka tempatnya dalam bidang ini; sejak tahun 2014,lima pabrik lainnya telah mengikutinya.

Di Indonesia, Dian Pelangi telah berhasil mengumpulkan 5 juta pengikut di Instagram untuk busana muslimnya dan mengimpor pekerjaannya ke seantero dunia.

Shazya Salim mengatakan, kita tengah berada di permulaan jalan dan sibuk menulis undang-undang ekosistem startups Islam. Ada kemungkinan untuk mengembangkan startups ini. Di dunia ada satu miliar enam ratus juga muslim dan jika hanya menghitung para remaja saja yang menyambut kinerja ini, maka kita akan memiliki pasar 700 sampai 800 juta.

Steve Jobs atau Bill Gates, teknologi muslim kemungkinan adalah Abrar Hussain. Ia penanggung jawab dana investasi Elixir Capital, yang memobilisasi 250 juta dolar pada bulan Oktober 2016 untuk menjamin keuangan startups Islam.

Ia mengharap di masa dekat ini seorang muslim atau wanita berhijab muncul dalam peringkat Steve Jovs dan atau Elon Musk, direktur Tesla.

http://iqna.ir/fa/news/3583311

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\