IQNA

8:44 - March 20, 2017
Berita ID: 3471110
AMERIKA (IQNA) - Sejumlah serangan dan ancaman terhadap sejumlah masjid di seantero Amerika dari awal tahun 2017 sampai sekarang mengalami peningkatan dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Menurut laporan IQNA seperti dikutip dari Islamic News, statistik yang dikumpulkan oleh dewan Humas Islam – Amerika menunjukkan bahwa pada tahun ini, dari awal Januari sampai pertengahan bulan Maret, telah terjadi 32 ancaman dan serangan terhadap sejumlah masjid di seantero Amerika; sementara jumlah serangan terhadap masjid pada masa tersebut pada tahun 2016 berjumlah 16.

Seluruh serangan yang terjadi terhadap sejumlah masjid Amerika pada tahun ini adalah 11 pembakaran dan penghancuran, dan 10 ancaman kekerasan.

Para pemimpin muslim dan sejumlah kelompok pendukung hak muslim mengumumkan kekhawatirannya atas peneybaran literature Islamofhobia oleh para politisi dan kekeraan-kekerasan anti Islam.

Dalam salah satu insiden terbaru, masjid kota Tucson di propinsi Arizona, Senin (12/3) menjadi target serangan; dalam serangan tersebut, orang tak dikenal dengan memasuki masjid, merobek-robek lebih dari 100 naskah al-Quran dan menyebarkannya di seluruh gedung.

Sejumlah masjid juga dibakar oleh orang-orang tak dikenal di Texas, Michigan, dan propinsi Amerika lainnya.

Zaenab Aryan, penanggung jawab divisi pengawasan dan melawan Islamofhobia dewan Humas Islam – Amerika mengatakan, peningkatan sejumlah ancaman dan kekerasan terhadap sejumlah tempat ibadah kaum muslim merupakan peringatan dan bukti berkuasanya kebencian di Amerika.

Ia menambahkan, semua tempat ibadah, baik masjid, gereja, kuil, maupun sinagog harus tempat-tempat aman dan jauh dari ketakutan dan bahaya.

http://iqna.ir/fa/news/3585030


Kunci-kunci: Amerika ، Masjid ، Tucson
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\