IQNA

10:32 - August 06, 2018
Berita ID: 3472392
MYANMAR (IQNA) - Para Menteri Luar Negeri Anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara, yang disebut ASEAN dengan mengeluarkan sebuah statemen, mendesak dan mengafirmasi pentingnya pemulangan dengan aman para pengungsi Rohingya ke tanah Myanmar dan mengakhiri konflik di kawasan Rakhine.

Menurut laporan IQNA dilansir dari situs Arakan, ASEAN dengan mengeluarkan sebuah statemen pada pertemuan ke-51 para menteri luar negeri, dengan menekankan perlunya menciptakan lingkungan yang ideal untuk rekonstruksi kehidupan pengungsi Rohingya, menekankan langkah paling penting dalam pemulangan dengan aman para pengungsi saat ini ke Myanmar.

Menteri Luar Negeri ASEAN dalam statemen tersebut, dengan menyambut pembentukan Komite pencari kebenaran oleh Pemerintah Myanmar menekankan: "Kami menyetujui program bantuan Pemerintah Myanmar di kawasan Rakhine dan kami menyambut bantuan kontinu yang dilakukan dengan kerjasama Pusat Bantuan Kemanusiaan ASEAN dan Pemerintah Myanmar kepada para pengungsi Rohingya.

ASEAN, demikian juga menandatangani MoU antara Myanmar dan Bangladesh tentang pemulangan para pengungsi pada 23 November 2017, dan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Myanmar dan Komisaris PBB dalam urusan pengungsi dan Kantor Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tanggal 6 Juni 2018 tentang masalah pemulangan para pengungsi.

Pertemuan ke-51 para menteri luar negeri negara-negara Asia Tenggara, bersama dengan menteri luar negeri dari negara pengamat, termasuk Iran, dimulai pada Senin (30/7) di Singapura.

Para Menteri Luar Negeri ASEAN dalam pertemuan enam hari ini mengagendakan kerja sama yang sedang berlangsung dan di masa depan serta partisipasi dalam pertemuan lain tentang arsitektur regional dan pembangunan internasional dan regional.

 

http://iqnanews.ru/fa/news/3735939

 

 

Kunci-kunci: ASEAN ، Myanmar ، Statemen ، IQNA
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\