IQNA

19:41 - August 25, 2018
Berita ID: 3472442
BEIJING (IQNA) - Sejumlah karya di bidang agama dan defa muqaddas dipresentasikan di stan Iran pada Pameran Buku Internasional Beijing ke-23 oleh Atase Kebudayaan Iran di Tiongkok.

Menurut laporan IQNA dilansir dari situs organisasi kebudayaan dan komunikasi Islam, Pameran Buku Internasional Beijing yang ke-25 dibuka pada Rabu  (22 Agustus) dengan lebih dari 2.500 penerbit dan lembaga dari 93 negara di Pusat Pameran Internasional Beijing (ibukota China), dan akan diadakan hingga Minggu (26/8).

Dalam koordinasi Lembaga Pameran Budaya Iran, di stan negara Iran di pameran ini dipamerkan lebih dari dua ratus lima puluh judul buku-buku sastra yang mendapatkan penghargaan tiga tahun terakhir (Penghargaan Buku Tahun Ini, Penghargaan Sastra Jalal, Penghargaan Shahid Ghanipour, Penghargaan Qalam Zarin, Penghargaan Tujuh Iklim, Penghargaan Pilihan Terbaik Buku Defa Muqaddas, Penghargaan Pertumbuhan, dan Penghargaan Buku Pengawal Revolusi Ahli Qalam) demikian juga karya-karya tentang Iranologi, seni, anak-anak dan remaja, agama dan pertahanan suci.

Selain Lembaga Pameran Iran, Sura Mehr Publications, Jami’ah Al-Mustafa dan Atase Kebudayaan negara Iran di China juga telah memamerkan karya mereka di stan Iran.

Di stan negara Iran, Ali Reza Goldoozian adalah ilustrator kenamaan Iran ikut hadir dan di bagian pertunjukan ilustrator akan memperkenalkan situasi ilustrasi Iran dan menjelaskan karya-karyanya.

Menurut laporan, partisipasi penerbit dari pelbagai negara di International Book Fair of Beijing meningkat setiap tahun dan tahun ini Maroko telah hadir sebagai tamu istimewa.

Demikian juga, pada Selasa malam dan bertepatan dengan Pameran Buku Internasional Kedua Belas di Beijing, diselenggarakan jamuan makan malam di Diaoyutai China untuk para penerbit dan perwakilan negara-negara asing dengan dihadiri Wakil Menteri Partai Komunis China untuk Urusan Partai Komunis, Liang Fu Jang. Pada perjamuan ini, para profesor dan penerbit yang menerjemahkan bahasa Mandarin ke dalam bahasa asing atau buku-buku China diapresiasi.

Elham Sadat Mirzania, pengajar bahasa China Universitas Allamah Thabathabai dan penulis buku "China dalam pena Persia dan budaya Tionghoa dalam Persia" - termasuk para pemenang tahun keempat belas dari buku China - dipilih dan mendapatkan penghargaan sebagai peneliti muda dalam acara ini.

 

http://iqna.ir/fa/news/3741029

 

 

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\