IQNA

11:42 - November 16, 2018
Berita ID: 3472659
JEPANG (IQNA) - Dengan dekatnya Olimpiade 2020 di Jepang, minat untuk mempelajari masakan makanan halal telah meningkat di kalangan koki Jepang.

Menurut laporan IQNA dilansir dari The Japan News, diperkirakan bahwa jumlah wisatawan di negara itu akan mengalami kenaikan bersamaan dengan Olimpiade 2020 di Jepang.

Banyak wisatawan tidak bisa makan makanan karena alasan agama atau menurut prinsip pribadi mereka sendiri. Misalnya, umat Islam tidak hanya menghindari makan babi dan minuman beralkohol, tetapi mereka juga harus menghindari produk seperti kecap asin atau cuka yang mengandung alkohol. Karenanya, harus memberikan pertimbangan khusus untuk memasak makanan bagi umat Islam.

Baru-baru ini minat dalam memasak halal telah meningkat di Jepang. Kazuyoshi Aoki, seorang koki di kota Atami sedang mencoba mencari tahu tentang makanan halal. Dia dalam makanannya, membumbui ikan dengan menggunakan kecap bebas alkohol.

Pada September lalu, Federasi Chef Jepang mengadakan workshop tentang makanan halal di Shizuoka, di mana 50 koki Jepang berpartisipasi dalam kursus ini.

Daisuke Murata, profesor kursus itu, mengatakan kepada murid-muridnya, "Jangan menggunakan cuka saat Anda membuat mayones, karena mungkin mengandung alkohol; Anda bisa menambahkan jus lemon untuk mendapatkan rasa asam.

Tomohiro Sakuma, Direktur Persatuan Perdagangan Halal Jepang mengatakan, “Olimpiade adalah kesempatan untuk berkenalan dengan masakan Islami dan masakan negara lain. Koki Jepang akan memiliki kesempatan untuk menampilkan kemampuan sejatinya, dengan atensi besar terhadap perincian dan memperoleh keterampilan tingkat tinggi.”

 

http://iqna.ir/fa/news/3763746

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\