IQNA

23:38 - February 20, 2019
Berita ID: 3472909
PAKISTAN (IQNA) - Dengan meningkatnya ketegangan antara Islamabad dan Delhi setelah pembom bunuh diri pada hari Kamis di Kashmir, menteri luar negeri Pakistan meminta Sekjen PBB untuk berupaya mengurangi ketegangan tersebut.

Menurut laporan IQNA dilansir dari Reuters, Shah Mahmud Qureshi, Menteri Luar Negeri Pakistan, dalam sebuah surat kepada Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyerukan mediasinya dalam hubungan dengan India.

Pasca pemboman bunuh diri pada pekan lalu di Kashmir di bawah kendali India, ketegangan meningkat, karena negara tersebut menyebut Pakistan telah terlibat.

Perdana Menteri India, Narendra Moodi, dengan mengisyaratkan bahwa sebuah kelompok milisi yang terkait dengan Pakistan telah mengklaim serangan itu, memperingatkan akan "memberikan respons yang keras" terhadap pemboman tersebut; ketegangan ini semakin meningkatkan konflik antara kedua negara nuklir tersebut.

Dalam sebuah surat kepada Sekretaris Jenderal PBB, Qureshi menulis: "Kami menyerukan perhatian mendesak Anda pada situasi keamanan yang memburuk di kawasan itu, yang merupakan akibat dari ancaman India yang hendak menggunakan kekuatan militer melawan Pakistan."

"Sangat penting untuk mengambil langkah-langkah untuk mengurangi ketegangan," katanya,

Kelompok Jaish-e Mohammed yang tinggal di Paksitan, telah mengklaim bertanggung jawab atas pemboman baru-baru ini, tetapi Pakistan membantah terlibat dalam serangan itu.

Pada hari Kamis, 44 tentara tewas dan 20 lainnya luka-luka akibat pemboman sebuah mobil yang dipasangi bom di rute pasukan polisi pusat India, yang sedang menuju ke Kota Srinagar, di Jammu dan Kashmir.

 

http://iqna.ir/fa/news/3791447

 

 

Kunci-kunci: Pakistan ، Mediasi PBB ، India
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\