IQNA

22:42 - April 28, 2019
Berita ID: 3473074
IRAN (IQNA) - Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif menyebut kebijakan Trump untuk menekan Teheran secara maksimum akan mengalami kegagalan.

Menurut laporan IQNA dilansir dari situs foxnews.com, Mohammad Javad Zarif, Menteri Luar Negeri Iran, dengan berpartisipasi dalam program Fox News Sunday menjawab pertanyaan dari Chris Wallace, presenter acara program tersebut.

Menanggapi Wallace, yang bertanya apakah Bolton, Israel, Arab Saudi dan Emirates berusaha untuk mengubah pemerintah Iran, mengatakan: Ya, ini yang paling tidak akan mereka lakukan. Sejauh ini kesemuanya menunjukkan bahwa mereka berhasrat mendorong Amerika Serikat ke dalam perselisihan baru.

Zarif menambahkan: "Saya tidak berpikir Trump berhasrat melakukan ini. Dalam kampanyenya dia menjanjikan tidak akan memasukkan Amerika Serikat ke dalam perang baru. Saya percaya bahwa kebijakan tekanan secara maksimum Trump untuk membuat Iran bertekuk lutut akan gagal.

Trump 8 Mei tahun lalu, dengan melanggar komitmen Amerika Serikat dalam Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), secara sepihak keluar dari perjanjian ini, dan untuk sementara waktu mengecualikan beberapa negara dari pelarangan impor minyak Iran.

Senin lalu, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengumumkan bahwa Gedung Putih tidak lagi berniat untuk memperpanjang sanksi terhadap negara-negara pengimpor minyak Iran dan ingin memangkas ekspor minyak Iran menjadi nol.

http://iqna.ir/fa/news/3806649

 

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\