IQNA

Ketua Komisi HAM Islam London:
13:07 - April 30, 2019
Berita ID: 3473083
NIGERIA (IQNA) - Ketua Komisi Hak Asasi Manusia Islam London dan koordinator pertemuan medis dengan pemimpin Syiah Nigeria, Syaikh Ibrahim Zakzaky, mengatakan bahwa hukuman penjara 4 tahun ulama Syiah ini sia-sia dan pembebasannya adalah satu-satunya pilihan yang dihadapi pemerintah negara ini.

Menurut laporan IQNA, menyusul dikeluarkannya putusan pengadilan Nigeria tentang perlunya mengatasi penyakit Syaikh Ibrahim Zakzaky, dan setelah berbulan-bulan demonstrasi Syiah untuk pembebasannya, pemerintah baru-baru ini setuju untuk mengizinkan dewan medis untuk menindaklanjuti kondisi kesehatannya beserta istrinya. Dengan upaya Massoud Shadjareh, Ketua Komisi Hak Asasi Manusia Islam di London, sebuah kelompok yang terdiri dari beberapa dokter profesional bertemu dengan Syaikh Zakzaky pada pekan lalu dan saat ini sedang memeriksa kondisi kesehatannya.

Shadjareh mengatakan: “Kelompok ini terdiri dari beberapa spesialis ahli jantung, mata dan ahli ortopedi dari berbagai negara, termasuk India dan Tanzania, datang ke Nigeria, dalam percakapan khusus tentang kunjungan tersebut. Program kunjungan dilakukan oleh Komisi Hak Asasi Manusia Islam dan menghabiskan satu setengah bulan untuk mengkoordinasikan perjalanan kelompok ini ke Nigeria.”

Situasi Terakhir Syaikh Zakzaki

Dia mengatakan tentang status terbaru Syaikh Zakzaky, "Pengadilan Tinggi Nigeria telah memerintahkan pembebasannya sejak lama dan penahanannya adalah ilegal."

Pembebasan Syaikh Zakzaky, Satu-satunya Pilihan Pemerintah Nigeria

Kelompok Terapi  Mengunjungi Syaikh Zakzaky

Shadjareh menambahkan bahwa tidak mungkin untuk menyelidiki kondisi kesehatan di penjara, khususnya, Nigeria tidak menyediakan fasilitas medis yang sesuai dan bahkan otoritasnya pergi ke luar negeri untuk pengobatan. Karenanya, Syaikh Zakzaky pertama-tama harus dibebaskan untuk merampungkan pengobatan, dan kedua, ia harus dapat pergi ke tempat yang tepat untuk pengobatan.

Dia berbicara tentang kesehatan ulama Syiah dan istrinya ini, Muallima Zeenah, yang mengatakan bahwa Syekh Zakzaky telah kehilangan matanya dan bahwa matanya harus segera diobati. Itu juga perlu perawatan karena penyakit jantung. Lutut istrinya juga memiliki masalah serius dan bahkan tidak bisa berjalan beberapa langkah. Masih ada peluru di tubuh istrinya. Laporan akhir kondisi kesehatannya akan selesai dalam beberapa pekan. Sudah 3 hari kami membawa Syaikh dan istrinya pergi ke pusat perawatan untuk berbagai tes.

Menurutnya, pemerintah baru tidak berbeda dengan pemerintah sebelumnya. Pengadilan mengumumkan dua bulan lalu bahwa Syaikh harus diizinkan untuk bertemu dokternya dari dalam atau di luar Nigeria untuk pengobatan. Ini yang membuat kami datang untuk melakukan penelitian tentang hal ini, tekanan internal dan eksternal menyebabkan dilakukannya hal ini. Di sini, lima hari dalam sepekan, diselenggarakan demonstrasi besar-besaran untuk mendukung Syaikh Zakzaky dengan dihadiri ribuan orang. Di sisi lain, pemerintah Nigeria secara bertahap sampai pada kesimpulan bahwa pemenjaraan empat tahun Syaikh Zakzaky tidak membuahkan hasil, dan pemerintah tidak memiliki cara lain selain menyelesaikan masalah ini.

Pembebasan Syaikh Zakzaky, Satu-satunya Pilihan Pemerintah Nigeria

Sejak dipenjarakannya Syaikh Zakzaki pada tahun 2014 telah terbentuk berbagai Kelompok yang menyatakan dukungannya

Zakzaky, Pemimpin Kuat

Massoud Shadjareh, tentang sifat-sifat kepribadian Syaikh Zakzaky menambahkan: “Pemimpin Tertinggi Revolusi menyebutnya dengan Syaikh Taqribi (pendekatan). Dia adalah orang yang cinta damai dan menentang kekerasan, dan jika tidak ada dia, akan ada pertumpahan darah di Nigeria.”

Pembebasan Syaikh Zakzaky, Satu-satunya Pilihan Pemerintah Nigeria

Protes Para Pendukung Syaikh Zakzaky di Nigeria

“Saya telah melihat banyak aktivis yang bukan Muslim mendukung Syaikh, dan ini menunjukkan bahwa kepemimpinannya di luar Syiah dan Muslim. Saat ini, kepemimpinan Gerakan Islam Nigeria berada di bawah pengawasan Syaikh Zakzaky, dan ia menciptakan kelompok 15 juta dengan tangan kosong, di mana ribuan orang berdemonstrasi setiap pekan di ibukota. Selama periode ini, 80 dari mereka (karena kekerasan pasukan keamanan dan militer Nigeria) kehilangan nyawa dan banyak terluka, tetapi masih terjun ke jalan-jalan,” ucapnya.

Dalam demo Jumat pekan ini, para demonstran berteriak: "Kita semua adalah Zakzaky" dan mereka mengikuti Syaikh yang tertindas ini, yang telah menunjukkan kepemimpinan selama beberapa dekade.

Pembebasan Syaikh Zakzaky, Satu-satunya Pilihan Pemerintah Nigeria

Letak Negara Nigeria di bagian Afrika Barat

Republik Federal Nigeria, sebuah negara di Afrika Barat dengan luas 920.000 kilometer persegi, memiliki 190 juta penduduk, dan sekitar setengah populasinya adalah Muslim dan setengah lainnya adalah Kristen.

 

http://iqna.ir/fa/news/3806996

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\