IQNA

9:50 - November 07, 2019
Berita ID: 3473579
INDIA (IQNA) - Muslim India dengan cemas menunggu keputusan Mahkamah Agung tentang kasus Masjid Babri, yang akan dikeluarkan dalam beberapa pekan mendatang.

Menurut laporan IQNA dilansir dari Reuters, di Ayodhya, Uttar Pradesh, India, minoritas Muslim merasa dikepung.

Mereka sedang menunggu putusan Mahkamah Agung tentang kasus yang telah membayangi hubungan mereka dengan masyarakat Hindu.

Setelah banyak perselisihan hukum, Mahkamah Agung India memutuskan pada bulan Agustus untuk mendengarkan pernyataan dari perwakilan Hindu dan Muslim tentang masjid Babri abad ke-16. Masjid Babri dihancurkan pada tahun 1992 oleh sekelompok Hindu fanatik.

Sekitar 2.000 orang, kebanyakan dari mereka Muslim, tewas dalam serangan itu dan konflik-konflik berikutnya. Konflik berdarah ini menimbulkan banyak pertanyaan tentang peran agama di negara sekuler resmi India dan posisi umat Islam di sana.

Bulan lalu, Ketua Mahkamah Agung, Ranjan Gogoi mengumumkan akhir dari persidangan kasus dan diperkirakan akan mengeluarkan putusannya dalam beberapa pecan mendatang. Keputusan apa pun dalam hal ini dapat berdampak besar pada hubungan antara Muslim dan Hindu. Muslim membentuk 13 persen dari 1,3 miliar populasi India.

Sementara sebagian besar pemimpin agama Muslim menuntut agar masjid dibangun kembali, umat Hindu mengatakan ada bukti bahwa masjid Babri dibangun di atas situs kuil yang menjadi tempat kelahiran Dewa Rama dan dihancurkan sebelum masjid pada 1528. Mereka mengatakan situs itu milik umat Hindu dan sebuah kuil Hindu harus dibangun di sana.

 

https://iqna.ir/fa/news/3854591

Kunci-kunci: India ، Kecemasan ، Muslim India ، Masjid Babri
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\