IQNA

10:15 - December 07, 2019
Berita ID: 3473681
INGGRIS (IQNA) - Masjid ramah lingkungan pertama di Eropa dibuka di Cambridge, Inggris dengan dihadiri beberapa tokoh agama dan politik.

Menurut laporan IQNA dilansir dari Anadolu, masjid ramah lingkungan pertama di Eropa, secara resmi diluncurkan Kamis (5/12) di Cambridge, 80 km utara London. Acara pembukaan masjid ini dihadiri oleh sekelompok pemimpin agama dan politik dari dunia Islam dan otoritas lokal.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan dalam sebuah pidato dengan menyebut keliru penyebutan istilah "terorisme Islam" menjelaskan bahwa seorang Muslim tidak bisa menjadi seorang teroris dan bahwa Islam jauh dari terorisme. Dia menambahkan bahwa rasisme, diskriminasi dan Islamophobia seperti racun ivy pada tubuh negara-negara yang menganggap diri mereka sebagai tempat kelahiran demokrasi. Mengacu pada masjid Cambridge, Erdogan mengatakan pembangunan masjid akan menjadi respon terbaik untuk pertumbuhan Islamophobia di dunia.

Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Eropa Dibuka di Cambridge, Inggris

Penyanyi Muslim, Yusuf Islam, juga dalam sebuah pidato menyebut masjid ini menyebabkan peningkatan pemahaman non-Muslim tentang Islam. Dengan mengisyaratkan dirinya masuk Islam sejak 40 tahun lalu, ia mengatakan, meyakini agama ini telah menumbuhkan spiritualitas dalam dirinya.

Masjid Ramah Lingkungan Pertama di Eropa Dibuka di Cambridge, Inggris

Sekitar 10.000 orang menyumbangkan uang untuk pembelian tanah masjid ini, dan organisasi-organisasi dari Turki dan Qatar telah berkontribusi untuk membangunnya. Masjid ini memiliki kapasitas ribuan jamaah dan menggunakan bahan-bahan alami seperti kayu dan marmer. Juga, penggunaan energi surya di masjid telah menyebabkan nol kadar produksi polutan udara, termasuk emisi karbon.

Masjid ini akan dibuka untuk umum pada hari Sabtu (7/12).

 

https://iqna.ir/fa/news/3862040

Kunci-kunci: Inggris ، Masjid ، Ramah Lingkungan ، Eropa ، Cambridge
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\