IQNA

9:40 - February 01, 2020
Berita ID: 3473893
IRAN (IQNA) - Organisasi Kerjasama Islam (OKI) akan mengadakan pertemuan darurat di tingkat menteri luar negeri untuk mengkaji kesepakatan abad, pada Senin (3 Februari).

Menurut laporan IQNA dilansir dari al-Arab al-Youm, KTT ini bertujuan untuk membahas masalah Palestina dan rencana yang disebut perdamaian versus Amerika di Jeddah.

Organisasi ini menekankan, segala upaya untuk menyelesaikan konflik Israel-Palestina harus sesuai dengan undang-undang internasional dan resolusi PBB.

Yusuf bin Ahmad al-Utsaimin, Sekretaris Jenderal Organisasi untuk Kerjasama Islam, juga menyatakan: menurut undang-undang internasional dan resolusi internasional, al-Quds al-Sharif adalah bagian integral wilayah Palestina yang diduduki pada tahun 1967.

Arab Saudi juga dijadwalkan akan menjadi tuan rumah pertemuan Menteri Luar Negeri Organisasi Kerjasama Islam, yang telah mendukung rencana kesepakatan abad dengan Uni Emirat Arab dan Bahrain.

Demikian juga, Liga Arab dijadwalkan mengadakan pertemuan darurat di tingkat Menteri Luar Negeri di Kairo pada hari Sabtu dengan dipimpin Irak, untuk mengkaji kesepakatan abad palsu.

Trump mengumumkan rencananya "Kesepakatan Abad ", pada konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri rezim Zionis, Benjamin Netanyahu di Gedung Putih untuk pertama kalinya pada hari Selasa (28 Januari).

Rencana kesepakatan abad yang memalukan dan palsu menyerukan agar para pengungsi Palestina yang tinggal di negara-negara Arab, khususnya Lebanon, mengabaikan hak untuk kembali ke tanah air mereka dan sebuah rencana yang secara terang-terangan melanggar ketentuan resolusi 194 Dewan Keamanan PBB.

Rencana itu juga berupaya untuk mencaplokkan Quds dan sebagian pendudukan Tepi Barat sungai Yordan ke rezim Zionis.

 

https://iqna.ir/fa/news/3875323

Kunci-kunci: Iran ، Pertemuan Darurat ، OKI ، Kesepakatan Abad
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\