IQNA

16:56 - March 10, 2020
Berita ID: 3474023
TEHERAN (IQNA) - Situasi saat ini di Arab Saudi dan gelombang penangkapan para pangeran Saudi menunjukkan bahwa Bin Salman telah melakukan upaya terbaru untuk mengkonsolidasikan kekuasaan sebagai raja baru negara itu dan telah mulai memainkan permainan yang sulit dalam melawan para oposisi.

Raialyoum melaporkan, lingkaran diplomatik yang mengetahui kondisi di Arab Saudi percaya bahwa penangkapan pangeran-pangeran Saudi baru-baru ini berkaitan dengan tindakan beberapa pemimpin suku dan permintaan mereka untuk menyelenggarakan sebuah pertemuan guna mengevaluasi kondisi negara oleh para loyalis (sebuah dewan yang mengemban kewajiban memilih Raja dan Putra Mahkota Arab Saudi) negara ini tidak terhubung.

Beberapa langkah pangeran untuk mengkaji kondisi di Arab Saudi tampaknya telah membahayakan mereka dan menyebabkan penangkapan mereka, sementara para pejabat Saudi tidak memberikan penjelasan untuk situasi tersebut dan tidak ada pengadilan yang dibentuk.

Menurut sebuah sumber informasi terpercaya, penangkapan telah melibatkan setidaknya 120 tokoh berpengaruh dari para pangeran, penasihat dan petugas yang dekat dengan mereka pada Senin pagi (9/3), dan penangkapan ini semakin meningkat serta sumber kekhawatiran opini publik di Arab Saudi dan bahkan negara-negara Teluk dan ibu kota barat.

Pemerintah AS juga dalam situasi demikian khususnya mengikuti kondisi Arab Saudi secara khusus, setelah pertemuan yang dipimpin oleh Muhammad Bin Salman, dalam memimpin Angkatan Bersenjata, yang dibarengi dengan keputusan-keputusan dan mengumumkan rencana komprehensif untuk merestrukturisasi angkatan bersenjata, sementara berita-berita yang tersiar telah menunjukkan tentang penangkapan para pangeran terkemuka dari keluarga yang berkuasa, terutama Ahmed bin Abdulaziz.

Rencana restrukturisasi militer Saudi tampaknya telah merangkul pemerintah AS dan menyebabkan keinginan untuk menandatangani perjanjian senjata baru dengan Saudi, AS juga diam-diam mendukung tindakan pencegahan Bin Salman dengan dalih mendukung keamanan dalam negeri.

Mendapatkan informasi tentang kondisi Arab Saudi saat ini adalah penting bagi kedutaan-kedutaan besar Barat dan regional, dan juga beberapa analisis menunjukkan bahwa Amir bin Salman mendekati garis akhir petualangan terakhirnya dalam kondisi yang rumit Arab Saudi, dan ia akan menang atas semua musuh sengitnya dengan operasi pembersihan para oposisi sebagai pemimpin yang memiliki otoritas sepenuhnya atau menghadapi bahaya yang tidak terprediksi dalam permainan catur yang pada akhirnya akan membawa pangeran muda keluar dari persamaan dan akan lebih mempersulit masalah internal.(hry)

3884158

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\