IQNA

15:46 - April 05, 2020
Berita ID: 3474100
TEHERAN (IQNA) - Komunitas Ikhwanul Muslimin Mesir telah meminta pemerintah Sri Lanka untuk menghentikan pembakaran korban virus corona Muslim dan meminta komunitas internasional dan dunia Islam untuk campur tangan dalam hal ini.

“Ikhwan mengecam perilaku aneh ini, yang tidak memiliki pembenaran ilmiah atau medis dan tidak menghormati nilai-nilai kemanusiaan dan agama,” kata Talaat Fahmi, juru bicara Ikhwanul Muslimin di Mesir, seperti dikutip oleh Kantor Berita Anadolu Turki.

Dia dengan menjelaskan bahwa penguburan sesuai hukum-hukum agama Islam yang mencakup kondisi higienis, yang telah ditentukan oleh Kementerian Kesehatan Dunia dan tidak memiliki bahaya sekecilpun, meminta PBB, negara-negara Islam dan Organisasi Kerjasama agar menghentikan Sri Lanka dari perbutaan tersebut.

Pada hari Sabtu (4/4), All Ceylon Jamiyyathuul Ulama (ACJU) juga dengan mengeluarkan pernyataan, yang mengecam pembakaran mayat-mayat di Sri Lanka, tanpa mempertimbangkan agama mereka.

Amnesty International juga dengan mengecam tindakan pemerintah Sri Lanka, meminta mereka agar mengizinkan para penganut minoritas agama di negara ini untuk melakukan tugas terakhir mereka terhadap orang mati berdasarkan kepercayaan dan ritual mereka.

Sejauh ini, pemerintah Sri Lanka telah membakar jenazah dua Muslim yang meninggal karena virus corona dan bersikukuh membakar mayat Muslim yang meninggal akibat corona. (hry)

 

3889235

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\