IQNA

19:52 - April 10, 2020
Berita ID: 3474116
TEHERAN (IQNA) - Abdul Mabud Chowdhury, seorang dokter Muslim Inggris berusia 53 tahun yang tiga minggu meminta perdana menteri untuk menyediakan peralatan pelindung dan pakaian bagi staf rumah sakit dan staf medis, telah meninggal karena virus corona.

Situs al-Quds al-Arabi melaporkan, Abdul Mabud Chowdhury meninggal 15 hari setelah terinfeksi virus corona di rumah sakit Queen's di timur London.

Sekitar tiga minggu lalu, ia memposting di Facebook bahwa tidak ada cukup masker, sarung tangan dan APD serta peralatan pelindung lainnya untuk staf medis negara itu, yang berada di garis depan dalam memerangi virus corona.

Sebelumnya, tiga dokter Muslim dengan latar belakang imigran adalah dokter pertama yang meninggal di antara staf medis Inggris karena virus corona.

Di rumah sakit Inggris, pakaian pelindung, masker dan sarung tangan tidak cukup tersedia untuk staf medis, dan karenanya sebagian besar dari mereka terinfeksi virus corona. (hry)

 

3890523

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\