IQNA

20:04 - April 10, 2020
Berita ID: 3474117
TEHERAN (IQNA) - Pidato Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, yang disiarkan pada Kamis (9/4) bertepatan dengan pertengahan Syakban telah direfleksikan secara luas di media-media Barat dan Arab.

Jaringan berita Lebanon Al Mayadeen, ketika meliput pidato tersebut, menulis: “Ayatullah Khamenei menekankan bahwa dalam melawan virus corona, kita tidak boleh mengabaikan konspirasi arogan. Rakyat Iran telah menunjukkan bahwa mereka memiliki komitmen yang tinggi terhadap keputusan yang diambil dalam melawan corona. Kami melihat hasil dari sistem intelektual Barat dalam keserakahan dan ketamakan mereka. Angkatan Bersenjata Iran menggunakan semua fasilitas yang tersedia di bidang ilmiah, penelitian dan struktural dalam melawan corona.

Situs Al-Ahd Lebanon juga menulis: “Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran mengigatkan bahwa seluruh bangsa Iran telah berkorban dari tingkat dokter, perawat, ahli dan Kementerian Kesehatan dalam melawan corona. Pengorbanan ini senantiasa ada dalam pikiran semua orang Iran dan tidak akan pernah terhapus dari ingatan anak-anak di wilayah ini. Selama bulan suci Ramadan, kita tidak boleh lalai untuk berdoa dan beribadah di rumah dan bersama keluarga kita. Beberapa orang Iran menghadapi kesulitan dalam hidup mereka, dan mereka yang mampu harus membantu mereka.”

Koran Al-Quds Al-Arabi yang berbasis di London juga menulis dengan tajuk “Rakyat Iran bersinar dalam ujian Corona”: Epidemi ini telah dianggap sebagai ujian bagi pemerintah dan bangsa, dan rakyat Iran telah gemilang dalam ujian virus corona.

Lebih lanjut, dengan menukil dari Rahbar, menyebutkan: “Semua orang Iran berkorban di tingkat dokter, perawat, ahli, dan Kementerian Kesehatan dalam melawan corona. Nilai-nilai Revolusi Islam kuat dan kokoh di masyarakat Iran, sementara budaya Barat telah menunjukkan dirinya dengan mengosongkan pertokoan, menyita masker impor, dan mampu mendapatkan senjata untuk melawan corona.”

Situs Rasha Today dengan memilih tajuk Keputusan Komite nasional untuk memerangi corona harus dilakukan dengan serius menulis: “

Angkatan Bersenjata, dengan semua kemampuan konstruktif dan inovatifnya, telah dilengkapi dengan rumah sakit dan pusat rehabilitasi untuk membawa kemampuan ilmiah dan fasilitas perawatan kesehatan ke lapangan untuk memerangi corona serta kapasitas-kapasitas baru telah ditemukan di angkatan bersenjata dan orang-orang muda di luar mereka. Masalah corona seharusnya tidak menyebabkan kita mengabaikan arogansi dan konspirasi musuh, yang menolak prinsip Republik Islam dan demokrasi”.

Kantor Berita Suriah (SANA) juga menulis: Ayatullah Khamenei menekankan bahwa budaya Barat dalam menghadapi virus corona terwujudkan dalam pengosongan toko dan penyitaan masker impor. Mencuri bantuan kemanusiaan dan mendiskriminasi dalam perawatan pasien yang mencerminkan budaya Barat, yang didasarkan pada filosofi materialisme, dan virus corona mengungkapkan semangat brutal Barat.

Jaringan berita Swiss Info menulis dengan tajuk "Pemimpin Iran menyerukan pembatalan perkumpulan selama Ramadan" menulis: “Dalam pidato yang disiarkan televisi hari ini, pemimpin Iran meminta orang-orang untuk tinggal di rumah selama bulan Ramadan, dan dengan mengisyaratkan tidak diselenggarakannya pertemuan publik doa, tawassul dan pidato pada bulan Ramadan, menganjurkan setiap masyarakat untuk beribadah dalam kesendirian dan di rumah serta di tengah-tengah keluarga.”

Situs CNN Arab dengan memilih tajuk Corona adalah ujian dan dunia telah mengalami masalah yang lebih besar sebelumnya, menulis: “Virus corona, atau Covid-19, adalah ujian bagi pemerintah, negara, Iran, dan dunia telah melewati masalah yang lebih besar daripada corona. Seluruh rakyat Iran telah berkorban dari tingkat dokter, perawat, ahli, dan Kementerian Kesehatan untuk memerangi virus corona. Pengorbanan ini tetap ada di pikiran seluruh bangsa Iran dan tidak akan pernah terhapus dari ingatan. Angkatan Bersenjata, dengan semua kemampuan konstruktif dan inovatifnya, telah dilengkapi dengan rumah sakit dan rumah pemulihan untuk membawa kemampuan ilmiah dan fasilitas perawatan kesehatan ke lapangan untuk memerangi corona.”

Jaringan Al-Manar Lebanon juga dengan meliput pernyataan Pemimpin Tertinggi hari ini, menulis: “Imam Khamenei, Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, menyatakan dalam pidatonya bertepatan dengan hari kelahiran "Imam al-Ashar" menegaskan: Miliaran orang saat ini gelisah, khawatir dan tidak memiliki kedamaian dan berbagai kemajuan manusia telah gagal membawa mereka ke tingkat keamanan dan kemakmuran. Jutaan manusia menengadahkan tangan untuk berdoa, dan ini menambah keberkahan bagi masyarakat. Umat Nabi Muhammad (saw) tidak boleh putus asa dengan insiden atau tragedi apa pun. Penantian al-Faraj disertai dengan harapan dan tindakan, dan kita semua menunggu pemenuhan janji Ilahi ini.” (hry)

 

3890458

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\