IQNA

16:49 - May 23, 2020
Berita ID: 3474241
TEHERAN (IQNA) - Ziyad al-Nakhalah memperingatkan rezim Arab yang berkompromi tentang konsekuensi pengkhianatan terhadap Quds, dan mengatakan bahwa Hari Quds harus menjadi hari persatuan melawan konspirasi kesepakatan abad.

TEHERAN (IQNA) - Ziyad al-Nakhalah memperingatkan rezim Arab yang berkompromi tentang konsekuensi pengkhianatan terhadap Quds, dan mengatakan bahwa Hari Quds harus menjadi hari persatuan melawan konspirasi kesepakatan abad.

Al-Alam melaporkan, Sekretaris Jenderal Gerakan Jihad Islam Palestina, dalam pidatonya bertepatan dengan Hari Quds Sedunia, menyatakan bahwa sanksi-sanksi terhadap Iran adalah karena dukungan negara tersebut terhadap masalah Palestina.

Dia mengingatkan bahwa Hari Quds sedunia tahun ini bertepatan dengan serangan AS-Zionis untuk menguasai Quds.

Al-Nakhalah dengan merujuk pada normalisasi terang-terangan hubungan dengan rezim Zionis oleh beberapa rezim Arab, mengatakan kepada mereka: “Negara-negara dan ekonomi Anda akan hancur jika musuh menang; Ini adalah pertempuran baru yang dimulai dengan kesepakatan abad, dengan demikian kita harus melawannya.”

Dengan menekankan pentingnya Quds dan fakta bahwa Islam akan terancam tanpa Quds, ia menekankan kesinambungan perlawanan rakyat Palestina sampai kemenangan tiba di Quds dan melaksanakan salat di Masjidil Aqsha, dan memperingatkan rezim Arab yang berkompromi tentang konsekuensi pengkhianatan terhadap Quds.

Dengan mengapresiasi sikap Iran dan perlawanannya terhadap penindasan dan agresi, pemimpin perlawanan Palestina ini mencatat bahwa sanksi-sanksi Iran adalah karena sikap Negara ini terhadap masalah Palestina.

Ziyad al-Nakhalah menekankan bahwa Hari Quds harus menjadi hari persatuan Palestina melawan konspirasi kesepakatan abad. (hry)

 

3900808

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\