IQNA

7:44 - June 11, 2020
Berita ID: 3474298
TEHERAN (IQNA) - Dengan berakhirnya pandemi corona di Cina, Masjid Niujie, masjid tertua di Beijing, telah dibuka kembali untuk para jamaah.

Eshraag News melaporkan, dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh masjid ini, dengan mengisyaratkan dimulainya kembali kegiatan-kegiatan keagamaan, menyebutkan: “Para jamaah salat harus registrasi setiap hari sebelum memasuki masjid untuk melakukan salat.”

Masjid Niujie adalah salah satu masjid tertua di Cina, dibangun pada tahun 996 pada masa pemerintahan Dinasti Liao.

Masjid ini merupakan kombinasi dari arsitektur istana Tiongkok kuno dan desain masjid-masjid Arab, yang telah dipugar beberapa kali sejak berdirinya Republik Rakyat Tiongkok.

Komite Nasional Kesehatan di Cina mengumumkan hari ini, Rabu, 10 Juni, bahwa tiga kasus corona dan lima kasus tanpa gejala telah didaftarkan kemarin.

Sumber-sumber berita juga melaporkan pembukaan kembali konsulat AS di Wuhan, Cina, dalam waktu dekat.

“Duta Besar AS untuk Cina berencana untuk melanjutkan kegiatan di Wuhan dalam waktu dekat, tetapi belum mengatakan apa-apa tentang waktu yang tepat dari langkah itu,”kata Frank Whitaker, menteri konsuler di kedutaan AS di Cina kepada Reuters.

Departemen Luar Negeri menarik semua staf konsulernya pada akhir Januari setelah penyebaran virus corona di Cina. (hry)

 

3904159

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\