IQNA

14:26 - August 18, 2020
Berita ID: 3474509
TEHERAN (IQNA) - Masjid-masjid dan tempat ziarah Kashmir dibuka kembali setelah lima bulan absen.

The Dispatch melaporkan, tempat ibadah bagi Muslim, Hindu, dan agama lain di Kashmir telah ditutup selama lima bulan terakhir setelah penyebaran Covid-19.

Pada hari Minggu, atas perintah otoritas wilayah ini, tempat-tempat keagamaan dibuka kembali, dengan syarat mematuhi standar dan prinsip kesehatan khusus.

Para pejabat pemerintah mengatakan penganut agama harus mengikuti instruksi-instruksi keselamatan, termasuk mengenakan masker dan menjaga jarak secara fisik, saat menghadiri tempat ibadah tersebut.

Kendati demikian, beberapa situs Islam telah mengumumkan penundaan dibukanya kembali karena wabah corona yang meningkat.

Himpunan Wakaf Masjid Agung Srinagar mengumumkan bahwa Masjid Agung bersejarah kota itu akan mulai beroperasi pada hari Selasa.

Himpunan tersebut meminta umat Islam untuk mengikuti prinsip-prinsip kesehatan yang diikuti oleh umat Islam di seluruh dunia; diantaranya, anggota masyarakat yang rentan, yaitu para lansia, orang sakit dan anak-anak, hendaknya menahan diri untuk tidak datang ke masjid untuk mendirikan salat.

Demikian juga, para jamaah salat harus menghindari segala bentuk kontak fisik satu sama lain dan menjaga jarak dua meter dari satu sama lain. Selain itu, berwudhu di dalam masjid tidak diperbolehkan. Semua jamaah harus membawa tempat salat dan Alquran mereka sendiri. (hry)

 

3917007

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\