IQNA

9:16 - October 15, 2020
Berita ID: 3474686
TEHERAN (IQNA) - Pemerintah Indonesia sedang mengupayakan penggabungan tiga bank syariah dan pembentukan bank syariah terbesar di negara ini.

IQNA melaporkan, Jakarta Globe melaporkan, Kementerian Badan Usaha Milik Negara Indonesia (BUMN) sedang mengupayakan penggabungan tiga bank syariah yang dikendalikan negara untuk menciptakan lembaga baru senilai $ 14,5 miliar yang akan berada di garis depan upaya pemerintah untuk memperluas sektor pembiayaan syariah.

Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir mengatakan hari Selasa (13/10) bahwa kementerian ini telah menandatangani perjanjian penggabungan bersyarat untuk menggabungkan Bank BRISyariah dengan Bank Syariah Mandiri dan Bank BNI Syariah.

“Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia harus memiliki bank syariah yang kuat agar bisa menjadi pusat ekonomi agama dan keuangan dunia,” kata Thohir.

Menteri Badan Usaha Milik Negara menambahkan: Sistem yang adil dan transparan memungkinkan bank syariah untuk terus berkarya di tengah krisis corona bahkan juga memiliki kinerja yang positif.

Sebelumnya, Wimboh Santoso, Ketua Dewan Komisioner  Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mengatakan perbankan syariah di Indonesia telah tumbuh dengan stabil selama dekade terakhir, namun tidak ada bank syariah yang memiliki kekuatan finansial yang cukup untuk bersaing dengan bank konvensional. (hry)

 

3929015

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\