IQNA

7:09 - January 02, 2021
Berita ID: 3474921
TEHERAN (IQNA) - Ibrahim Mohammed al-Dailami, Dubes Pemerintah Keselamatan Nasional Yaman yang didukung Ansarullah di Teheran, menggambarkan syahid Soleimani sebagai penolong dan kawan Mujahidin Yaman dan berkata: “Amerika Serikat melakukan kejahatan abad ini dengan kesyahidannya.”

IQNA melaporkan, Ibrahim Mohammed al-Dailami berbicara pada peringatan pertama kesyahidan Jenderal Qasem Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis, yang diadakan Jumat pagi kemarin,1 Januari, di Universitas Teheran.

Dia berkata: “Amerika Serikat adalah induk kehinaan, yang melakukan kejahatan abad ini dengan membunuh komandan perlawanan dan mengungkap realitas terorisnya.”

Duta Besar Yaman di Teheran kemudian menggambarkan Yaman sebagai bagian integral dari Front Perlawanan dan berkata: “Syahid Soleimani adalah penolong dan rekan Mujahidin Yaman.”

Mengenai kompromi beberapa rezim Arab dengan rezim Zionis, al-Dailami mengatakan: “Kereta kompromi diluncurkan di kawasan setelah kesyahidan Sardar Qasem Soleimani.”

Dengan mengisyaratkan jalur normalisasi hubungan dengan rezim Zionis di wilayah tersebut menunjukkan sejauh mana kerusakan yang diderita umat Islam dengan absennya syahid Soleimani, ia mengatakan: “Syahid Soleimani adalah pusat gravitasi dan sandaran front perlawanan terhadap rencana Zionis-Amerika.”

Dubes Yaman juga menyebut pembukaan kembali kedutaan Republik Islam Iran di Sanaa sebagai pencapaian penting di arena diplomatik Yaman, dan mengatakan bahwa masalah ini mengkhawatirkan rezim Zionis dan Amerika Serikat.

Dengan mengisyaratkan kontak beberapa negara dengan Pemerintah Penyelamatan Nasional Yaman untuk membuka kedutaan besarnya di Sanaa, dia berkata: “Semua ini adalah hasil dari pencapaian militer dan politik perlawanan.”

“Dengan munculnya peran poros perlawanan dan kegagalan nyata strategi pengepungan Washington, kekuatan Amerika Serikat sedang menurun,” kata al-Dailami. (hry)

 

3944772

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\