IQNA

11:03 - May 25, 2021
Berita ID: 3475363
TEHERAN (IQNA) - Seorang ahli astronomi di Arab Saudi mengumumkan terjadinya fenomena astronomi pada hari Jumat mendatang di langit Mekah dan di atas Ka'bah.

IQNA melaporkan dilansir dari surat kabar ajel.sa, Sami Obaid Abdullah Al-Harbi, seorang ahli astronomi Saudi, menjelaskan tentang fenomena astronomi ini. “Jumat depan, bertepatan dengan 16 Syawal, matahari bersinar tepat pada pukul 12.18 waktu Mekah (waktu azan dhuhur Mekah) tepat tegak lurus dengan Ka'bah dan cahaya matahari bersinar, benar-benar lurus tepat di atas Ka'bah. Fenomena ini menyebabkan Ka'bah dan semua bangunan Mekah menjadi tanpa bayangan pada saat itu,” ucapnya.

Al-Harbi lebih lanjut mengungkapkan salah satu manfaat dari fenomena astronomi ini adalah pengenalan arah kiblat di belahan dunia dimana matahari bisa terlihat di atas ufuk.

Dia juga mengatakan tentang metode penentuan kiblat. Ia mengatakan: “Sebuah indikator atau tanda dapat ditempatkan di tanah pada pukul 12.18 siang pada hari Jumat minggu depan. Tanda ini bisa berupa tiang atau balok kayu atau apapun. Cara ini untuk mereka yang tinggal di luar Mekah, dan bayangan indikator ini menunjukkan arah kiblat di daerah tersebut.”

Al-Harbi menambahkan, mereka yang tinggal di dalam Mekah akan melihat bahwa tidak akan ada bayangan ketika mereka menempatkan indikator di tanah pada saat yang bersamaan.

Di penghujung, ia menegaskan bahwa matahari bersinar dua kali setahun, sekali pada 28 Mei dan sekali lagi pada 16 Juli tegak lurus sepenuhnya dengan Ka'bah, dan pada hari ini arah kiblat dapat ditentukan. (hry)

 

3973246

Kunci-kunci: Fenomena ، Astronomi ، ،
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha: