IQNA

8:22 - November 01, 2021
Berita ID: 3475937
TEHERAN (IQNA) - Pada saat kelompok ekstremis Hindu dan pemerintah sayap kanan India melancarkan tindakan keras terhadap Muslim di India dan umat Kristen India dianiaya seperti Muslim, perdana menteri negara ini telah mengundang paus untuk mengunjungi India.

IQNA melaporkan dilansir dari trtarabi.com, penganiayaan terhadap Muslim di India telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir, dimana Muslim bahkan menghadapi kendala untuk mengadakan salat Jumat, dan beberapa kelompok ekstremis Hindu telah melarang penyelenggaraan salat tersebut. Media-media India mengutip pejabat setempat yang mengatakan bahwa pihak berwenang telah menangkap puluhan orang, kebanyakan dari mereka adalah anggota kelompok sayap kanan, setelah kelompok itu melecehkan umat Islam dalam penyelenggaraan salat Jumat.

Sumber-sumber ini telah mencatat bahwa polisi meningkatkan kehadirannya di kota Gurgaun India utara dan menangkap setidaknya 30 orang, sementara penduduk setempat dan kelompok Hindu memberikan slogan anti-Muslim.

Selama berminggu-minggu, kelompok-kelompok Hindu telah menekan pihak berwenang India untuk melarang pelaksanaan salat Jumat di tempat terbuka. Kelompok-kelompok ini juga telah melakukan tindakan kekerasan terhadap umat Islam dan masjid di negara ini.

Kelompok oposisi menyalahkan Perdana Menteri Bharatiya Janata karena melecehkan minoritas, termasuk minoritas Muslim, di negara itu. Pemerintah telah berulang kali membantah tuduhan itu, menekankan bahwa orang India dari semua agama memiliki hak yang sama.

Perdana Menteri India undang Paus untuk mengunjungi India

France24 melaporkan, terlepas dari perbedaan tersebut, Perdana Menteri India Narendra Modi mengundang Paus Fransiskus untuk mengunjungi negaranya pada hari Sabtu. Dia menyebut langkah itu sebagai undangan dari pemimpin negara mayoritas Hindu kepada pemimpin spiritual 1,3 miliar umat Katolik.

Meningkatnya Kekerasan terhadap Muslim di India/ PM India Undang Paus untuk Mengunjungi India

Pejabat agama mengatakan diskriminasi dan kekerasan terhadap minoritas agama di India telah meningkat sejak nasionalis Hindu partai Bharatiya Janata (BJP) berkuasa pada tahun 2014.

Kekerasan terutama menargetkan Muslim di India, yang merupakan 14% dari populasi, tetapi orang Kristen (2% dari populasi) juga terimbas.

Vatikan mengatakan dalam sebuah pernyataan singkat bahwa pertemuan paus dengan Narendra Modi berfokus pada hubungan persahabatan antara India dan Vatikan. (hry)

 

4009223

Kunci-kunci: Kekerasan ، Meningkat ، Muslim ، India ، PM India ، Paus Paulus
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha: