IQNA

6:56 - January 24, 2022
Berita ID: 3476373
TEHERAN (IQNA) - Perayaan hari lahir Sayyidah Az-Zahra (as) dan Hari Perempuan diselenggarakan oleh konsulat kebudayaan Iran di Pakistan bekerja sama dengan Yayasan Darul Quran Al-Mahdi (afj) di Islamabad, Rawalpindi.

Menurut IQNA, acara itu diadakan dengan dihadiri para pemikir perempuan dan intelektual ilmiah dan agama di aula pertemuan rumah kebudayaan Iran di kota Rawalpindi dan disertai dengan qashidah, pembacaan puisi berkelompok dalam menggambarkan Sayyidah Az-Zahra (as) dan Nabi (saw) dan memberikan pidato.

Yayasan Darul Quran Al-Mahdi (afj), yang merupakan salah satu lembaga paling aktif di bidang pengajaran Alquran di kota Islamabad, berpartisipasi dalam penyelenggaraan acara ini.

Menurut konsulat kebudayaan Iran di Islamabad, di sela-sela acara, sebuah klip video berdasarkan pernyataan Imam Khomeini dan Ayatullah Khamenei, Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, tentang makam dan keagungan Sayyidah Fatimah Az-Zahra (as) ditayangkan kepada peserta dan demikian juga individu yang namanya Zahra, Fatimah atau salah satu gelar Sayyidah Az-Zahra (as), diberi hadiah.

Ehsan Khazaei, penasihat budaya Iran di Pakistan, berbicara tentang acara tersebut.

Seyedeh Tayebeh Bukhari, seorang pembicara terkenal dan salah satu wanita yang aktif dalam urusan agama dan sosial di Pakistan, sebagai tamu istimewa dari acara ini, sambil memberi selamat pada kesempatan kelahiran Sayyidah Fatimah Az-Zahra (as), dengan membacakan puisi oleh Iqbal Lahori yang mensifati wanita penghulu alam semesta, dia berkata: “Jika Iqbal terpengaruh oleh sebuah karakter, maka itu adalah putri Nabi Islam (saw), Sayyidah Fatimah Az-Zahra (as).

Aisha Nadim, salah satu pemikir Sunni terkemuka di kota Rawalpindi, juga mengatakan: "Cukup untuk kedudukan Sayyidah Fatimah (as) bahwa Nabi Muhammad (SAW) berdiri untuk menghormatinya. Biografinya adalah contoh nyata bagi semua wanita di dunia Islam". (HRY)

 

4030620

Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha: