
“Paus Fransiskus, pemimpin umat Katolik dunia, mengungkapkan keprihatinannya yang mendalam pada hari Minggu selama Misa Paskah tentang apa yang disebutnya siklus kekerasan antara pihak Israel dan Palestina,” menurut Iqna, mengutip situs Al-Safir.
“Serangan-serangan ini mengancam atmosfir kepercayaan dan saling menghormati, yang diperlukan untuk dimulainya kembali dialog antara Israel dan Palestina dan untuk aturan perdamaian di kota Quds,” ucapnya.
Dalam beberapa hari terakhir, halaman suci Masjid Al-Aqsa telah menjadi pusat konflik dan serangan berturut-turut oleh kekuatan represif rezim Zionis terhadap jamaah dan warga Palestina yang berikitikaf.
Dalam serangan tersebut, tentara Zionis menembakkan peluru, melemparkan granat dan gas air mata untuk mengevakuasi masjid dan mencegah kehadiran warga Palestina serta menodai tempat suci ini, tindakan yang dibarengi dengan reaksi negatif regional dan internasional. (HRY)