IQNA

Mencegah Kehadiran Delegasi Rezim Zionis dalam Konferensi di Indonesia

15:44 - June 15, 2023
Berita ID: 3478520
Mencegah kehadiran delegasi yang terkait dengan rezim Zionis dalam sebuah konferensi di Indonesia telah menyebabkan kemarahan rezim ini.

“Meski baru-baru ini terungkap bahwa zionis sedang melakukan pendekatan normalisasi hubungan dengan Indonesia, kalangan politik mengungkapkan bahwa anggota delegasi zionis tidak akan berpartisipasi dalam konferensi internasional yang akan diadakan di Bali,” menurut Iqna mengutip kantor berita Quds.

Larangan keikutsertaan anggota delegasi ini dalam konferensi tersebut diumumkan setelah beberapa laporan di negara ini mengangkat kepekaan terhadap partisipasi delegasi ini dalam konferensi tersebut.

Dua pekan lalu, ketua Persatuan Bidan Zionis menerima surat yang menyatakan bahwa ada kepekaan di Indonesia terkait pengibaran bendera rezim Zionis pada Konferensi ke-33 Konfederasi Bidan Internasional, karena penguasa Bali dan istrinya akan mengikuti acara pembukaan. Artinya, ada risiko penutupan konferensi, yang mengharuskan kepergian delegasi Zionis dari Indonesia.

Surat itu berlanjut: Dipercayai bahwa delegasi Zionis memahami bahwa Persatuan tidak dapat menanggung risiko ini, dan oleh karena itu bendera rezim Zionis tidak akan dikibarkan sebagai bagian dari bendera yang akan dikibarkan di tempat konferensi.

Delegasi Israel menghubungi Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Israel di Singapura, yang bertanggung jawab atas hubungan mereka dengan Indonesia, untuk membujuk negara tersebut dari keputusannya, tetapi tidak berhasil.

Dalam hal ini, surat kabar Israel Yedioth Ahronot mengklaim bahwa "Gerakan Islam Internasional" bertanggung jawab atas situasi ini, dan pemerintah Indonesia telah setuju untuk menerima tuntutan gerakan yang dikenal sebagai anti-Semit ini.

Surat kabar ini mengklaim bahwa keputusan Indonesia menjadi preseden yang berbahaya. (HRY)

 

4147656

captcha