IQNA

Penangguhan Paspor Rencana Pemerintah India untuk Melecehkan Muslim Kashmir

6:51 - August 05, 2023
Berita ID: 3478729
KASHMIR (IQNA) - Pemerintah India telah mengambil keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menangguhkan paspor sejumlah Muslim Kashmir. Tindakan India ini membuat umat Islam negara ini dalam kesulitan.

Menurut Iqna, mengutip Al-Ummah Press, pemerintah India telah menangguhkan paspor sejumlah warga Kashmir, termasuk jurnalis, dan pengamat internasional menyebut tindakan ini belum pernah terjadi sebelumnya sebagai represi terhadap oposisi di wilayah Muslim Kashmir.

Banyak warga Kashmir yang tinggal di Kashmir yang dikelola India mengatakan kepada Kantor Berita Timur Tengah berbahasa Inggris bahwa mereka telah menerima email dari pejabat India selama 10 hari terakhir yang memberi tahu mereka bahwa paspor mereka telah ditangguhkan.

Di sisi lain, kantor paspor regional di kota Srinagar di negara bagian Jammu dan Kashmir di India mengacu pada Pasal 10 Undang-Undang Paspor 1967 M dan mengklaim bahwa pihak yang terkena dampak merupakan ancaman bagi keamanan India.

“Setidaknya 10 akademisi, mahasiswa, dan jurnalis Kashmir telah menerima pemberitahuan selama dua minggu terakhir,” Middle East News melaporkan. Diperkirakan antara 70 dan 90 orang akan dicabut paspornya.

Davinder Singh, petugas paspor di kota Srinagar, mengatakan kepada situs berita India The Wire: Lusinan warga Kashmir telah menerima perintah untuk menangguhkan paspor mereka. Namun jumlah pastinya tidak bisa diungkapkan.

“Beberapa orang dalam daftar dihubungi dan diberitahu tentang tindakan yang diambil. Orang-orang ini telah dihubungi bahwa mereka harus menyerahkan dokumen mereka, jika tidak, mereka akan menghadapi konsekuensi yang tidak diketahui,” imbuhnya. (HRY)

 

1281993

captcha