IQNA

Hujjatul Islam Khamushi:

Pembelaan Penuh Semangat Syahid Ayatullah Raisi terhadap Alquran di PBB

11:43 - May 22, 2024
Berita ID: 3480122
IQNA - Ketua Organisasi Urusan Wakaf dan Amal pada acara penutupan festival tilawah taqlidi yang diadakan untuk mengenang Ayatullah Raisi dan delegasi rombongannya, mengatakan: Ayatullah Raisi dengan gigih membela Alquran di PBB. Dia menyatakan bahwa presiden Amerika Serikat harus diadili, karena dia telah membunuh jenderal kita yang tercinta. Di sana mereka menyatakan pernyataan kehormatan kami.

Menurut Iqna, upacara penutup dan final festival tilawah taqlidi periode pertama digelar pada Senin sore, 20 Mei, di Stadion Shahid Shiroudi, Teheran.

Di bagian acara yang diadakan untuk mengenang syahid Ayatullah Seyed Ebrahim Raisi dan delegasi yang mendampingi dalam kecelakaan helikopter tersebut, Hujjatul Islam wal Muslimin Seyyed Mehdi Khamoshi, kepala Organisasi Urusan Wakaf dan Amal, memberikan pidato sambil menyampaikan belasungkawa atas kesyahidan Ayatullah Raisi, Presiden negara Iran, Khadim al-Ridha (as), Ayatullah Al-Hashem, Hossein Amir-Abdollahian dan delegasi pendampingnya mengatakan: Para syuhada kita memiliki tujuan yang sama dan itu adalah melaksanakan perintah Allah dan untuk memenuhi hak. Allah swt telah berfirman:

إنَّ اللَّهَ اشتَرىٰ مِنَ المُؤمِنينَ أَنفُسَهُم وَأَموالَهُم بِأَنَّ لَهُمُ الجَنَّةَ

Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka…” Allah swt mengambil jiwa, nyawa dan harta benda manusia, mereka hidup disisi-Nya.

Pada bagian lain pidatonya, merujuk pada ayat “Dan jangan sekali-kali kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati”, menambahkan: Jangan anggap mereka mati, namun mereka itu hidup di sisi Tuhannya mendapat rezeki dan mereka bahagia dengan apa yang telah Allah berikan kepada mereka.

Di bagian lain pidatonya, ia menyebutkan beberapa bagian dari jasa syahid Ayatullah Raisi dan berkata: “Syahid Ayatullah Raisi dengan gigih membela Alquran di PBB. Dia menyatakan bahwa presiden Amerika Serikat harus diadili, karena dia telah membunuh jenderal kita yang tercinta. Di sana mereka menyatakan pernyataan kehormatan kami.

Pada bagian lain pidatonya, ia merujuk pada surah Al-Isra ayat 13:

وَكُلَّ إِنْسَانٍ أَلْزَمْنَاهُ طَائِرَهُ فِي عُنُقِهِ وَنُخْرِجُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كِتَابًا يَلْقَاهُ مَنْشُورًا

Dan tiap-tiap manusia itu telah Kami tetapkan amal perbuatannya (sebagaimana tetapnya kalung) pada lehernya. Dan Kami keluarkan baginya pada hari kiamat sebuah kitab yang dijumpainya terbuka” dan berkata: "Para syuhada bangga dengan apa yang mereka peroleh di keharibaan Allah dan melihat derajad apa yang mereka miliki di sana. Ketahuilah bahwa dunia ini adalah batas untuk mencapai alam itu. Mereka mencapai hidup yang kekal, hendaknya kita berlatih untuk mencapainya, Insya Allah.

“Kami mempersembahkan lingkaran Alquran hari ini untuk para syuhada Revolusi Islam dan Pertahanan Suci serta para syuhada di Gaza. Semoga Allah swt merahmati mereka semua dan memberkati kita semua,” lanjut Khamoshi. (HRY)

 

4217248

captcha