IQNA

Respon Qari Mesir atas Saweran Tilawah Sebuah Majlis Pakistan

11:51 - December 25, 2025
Berita ID: 3483182
IQNA - Qari Mesir Muhamed Elmalah menanggapi kontroversi seputar bacaan Alqurannya di Pakistan, dengan menekankan: "Seorang qari tidak dapat memperhatikan semua kejadian dalam pertemuan tersebut saat sedang melantunkan Alquran."

Menurut Iqna mengutip Sada el-Balad, qari Mesir Mohamed Elmalah menanggapi kritik dengan menjelaskan pembacaan Alqurannya di hadapan sekelompok besar orang Pakistan dan fakta bahwa salah satu hadirin melemparkan uang kepadanya, dengan mengatakan: "Melempar uang kepada para qari selama pembacaan Alquran di Pakistan adalah bagian dari budaya, adat istiadat, dan tradisi negara ini dan merupakan hal yang umum."

“Dengan melakukan ini, warga Pakistan menunjukkan minat dan kecintaan mereka terhadap para qari, dan para qari yang melakukan perjalanan ke Pakistan untuk membacakan Alquran sangat menyadari budaya ini, dan mereka bukan orang Arab dan tidak mengetahui bahasa Arab,” imbuhnya.

Elmalah menyatakan tidaklah pantas bagi seorang qari untuk mengubah budayanya; seorang qari juga tidak dapat memperhatikan segala sesuatu yang terjadi dalam pertemuan atau mengharuskan hadirin untuk tetap diam saat mentilawah. Sebagian besar qari tidak mengetahui bahasa Urdu, sehingga mereka terhalang untuk melakukannya.

“Semua orang yang hadir pada acara tilawah ingin mengutarakan kekaguman mereka dengan cara yang sesuai dengan budaya, adat istiadat, dan tradisi mereka,” ujarnya.

"Namun saya mendukung dan berpihak pada mereka yang menentang budaya ini dan menolaknya, dan saya menentang berbagai tindakan tidak pantas yang terjadi selama tilawah," lanjutnya.

"Kemarin, seorang qari Alquran sedang membaca dan lima pengusaha Pakistan datang dan memberinya banyak uang. Ini sering terjadi, dan saya tidak mengubah sistem mereka dan saya tidak ada hubungannya dengan mereka. Saya hanya di sini untuk melantunkan ayat-ayat suci Alquran. Saya seorang Al-Azhari, lulusan ilmu dan bacaan Alquran dari Universitas Al-Azhar," tambah Elmalah.

Baru-baru ini, sebuah video Muhamed Elmalah dirilis, yang menunjukkan dia melantunkan ayat-ayat Alquran di depan banyak orang. Selama pembacaan tersebut, beberapa orang mendekati Elmalah dan menghujaninya dengan uang, sebuah tindakan yang dikenal di kalangan masyarakat sebagai "saweran", sebuah kebiasaan yang umum di beberapa acara sosial di Pakistan sebagai tanda penghargaan. Namun, orang Mesir menganggap praktik ini aneh dan tidak dapat diterima dalam kaitannya dengan Alquran.

Setelah video tersebut dirilis, gelombang kemarahan melanda pengguna media sosial, dengan banyak yang menganggap adegan tersebut tidak menghormati keagungan dan kesucian Alquran, dan berpendapat bahwa metode mencari keuntungan tersebut merendahkan martabat dan status qari Alquran.

Beberapa pengguna juga mengkritik qari tersebut karena tidak memprotes atau segera menghentikan perilaku ini, menekankan bahwa tugas qari adalah menjaga martabat sesi tersebut. (HRY)

 

4324604

Kunci-kunci: respon ، qari mesir ، tilawah ، majlis quran ، pakistan
captcha