
Menurut Iqna mengutip Al-Kafeel, Sayyid Faiz Al Tamah, salah satu pejabat departemen ini, menyatakan: "Para regu departemen pelayan Sadat telah membersihkan halaman makam suci Abul Fadhl al-Abbas (as) dan, selain itu, telah meningkatkan layanan mereka dengan menambah jumlah buku ziarah, mendistribusikan buku doa, dan mengatur perpustakaan serta turbah-turbah."
“Bertepatan dengan peringatan hari kelahiran Imam Mahdi (afj), sejumlah manisan dibagikan kepada para peziarah makam suci agar hari yang penuh berkah ini dapat diiringi dengan pelayanan khusus,” imbuhnya.
Sementara itu, Abbas Ali Abu al-Auf, wakil kepala departemen yang menyediakan pelayanan bagi para peziarah Makam Abbasi, juga mengatakan staf departemen ini telah melengkapi ruang bawah tanah makam dengan semua fasilitas untuk menyambut para peziarah wanita yang mengikuti acara peringatan hari kelahiran Imam Mahdi (afj).
“Ruang bawah tanah ini dipenuhi dengan mushaf Alquran, sajadah, dan buku-buku doa dan adab khusus ziarah, untuk memudahkan para peziarah melaksanakan ziarah, di samping menyediakan semua layanan yang diperlukan untuk memastikan pelaksanaan ziarah yang memuaskan,” imbuhnya.
Abu al-Auf melanjutkan: “Staf departemen ini berupaya memberikan layanan dukungan terbaik untuk memastikan kelancaran pergerakan para peziarah perempuan, serta meningkatkan kenyamanan dan kebersihan di area yang telah ditentukan”.
Menjelang nisfu Syakban, longmarch telah dimulai dari Najaf, Kazimain, dan Samarra, dan tampaknya jumlah peziarah akan meningkat. Pasukan keamanan dan Pasukan Mobilisasi Rakyat juga memantau pergerakan peziarah dan aktivitas-aktivitas maukib dengan lebih dari 1.600 kamera tetap dan bergerak.
Departemen makam suci Imam Husein dan Abbasi (as) telah bekerja untuk memfasilitasi pergerakan maukib dan peziarah serta memastikan kelancaran pelayanan selama hari-hari ziarah, dengan tujuan mengintegrasikan upaya lapangan.
Departemen tersebut terus mengawasi maukib-maukib pelayanan dan memberikan dukungan serta bimbingan yang diperlukan, berkontribusi pada keberhasilan acara ziarah pertengahan Syakban dan menyajikannya dengan cara yang sesuai dengan keagungan dan kesucian acara tersebut.
Ibadah pertengahan Syakban adalah salah satu ziarah tahunan terpenting ke kota suci Karbala, di mana jutaan peziarah dari dalam dan luar Irak datang untuk memperingati hari kelahiran Imam Zaman afj. (HRY)