
Menurut IKNA, mengutip fox7austin, 70 relawan dari seluruh Austin, Texas, mengubah Masjid Nueces menjadi dapur yang ramai dan menyiapkan 20.000 makanan untuk bank makanan lokal dalam upaya memerangi kelaparan.
Dengan tujuan memerangi kelaparan, para relawan ini berkumpul dari seluruh Austin untuk mewujudkan 20.000 makanan. Mereka semua berasal dari berbagai latar belakang dan ras.
“Hari ini kami benar-benar mencoba mengemas 20.000 makanan,” kata Tayseer Abubakar, spesialis keterlibatan sukarelawan untuk Islamic Relief USA. Organisasi nirlaba ini berdedikasi untuk memerangi kemiskinan dan memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan di seluruh negeri. Minggu ini, kelompok tersebut berfokus pada Texas Tengah.
Para relawan bekerja keras selama lebih dari empat jam untuk memastikan paket makanan disiapkan dan dikirim secepat mungkin.
“Hari ini kami berada di Austin, minggu lalu kami berada di San Antonio, dan dua minggu lalu kami berada di New Orleans,” kata Abubakar.
“Kami memiliki relawan dari berbagai kelompok demografis. Ada pria, wanita, non-Muslim, Muslim, Kristen, dan Yahudi di antara relawan kami. Kami ingin memastikan bahwa kami melibatkan semua orang. Kami mempertimbangkan semua orang agar mereka dapat membantu dan memberi makan keluarga-keluarga yang sangat membutuhkan bantuan ini,” imbuhnya.
Abubakar menjelaskan proses pengemasan makanan-makanan ini. Ia mengatakan bahwa pada langkah pertama, mereka memasukkan beras, kacang-kacangan, tujuh jenis rempah-rempah, dan wortel ke dalam kantong makanan. Semua bahan makanan ini kering dan dimasukkan ke dalam kantong makanan. Kemudian pada langkah kedua, mereka menimbangnya untuk memastikan ada cukup bahan untuk mencapai nilai gizi yang dibutuhkan. Selanjutnya, pada langkah ketiga, mereka membungkus kantong-kantong tersebut.
Setelah dibungkus, kantong-kantong makanan tersebut diberikan kepada Central Texas Food Bank untuk didistribusikan, yang memastikan makanan tersebut sampai kepada orang yang tepat.
“Sebenarnya tidak ada batasan, siapa pun dapat pergi ke bank makanan ini. Siapa pun yang membutuhkan makanan dapat memperoleh manfaat darinya,” kata Abubakar.
Program ini hanyalah salah satu dari banyak acara yang diadakan oleh Islamic Relief USA di seluruh negeri. Organisasi nirlaba ini mengatakan bahwa semua orang diundang untuk menjadi relawan bersama organisasi tersebut, dan informasi lebih lanjut dapat ditemukan di situs web mereka. (HRY)