
Menurut Iqna mengutip Humas Kotamadya Teheran, Mohammad Amin Tavakolizadeh, Wakil Walikota Teheran Bidang Urusan Sosial, mengatakan hari ini, 2 Juni, pada pertemuan Komisi Kebudayaan dan Sosial Kota-Kota Metropolitan Iran: "Acara perpisahan selama tiga hari telah direncanakan untuk pemimpin syahid Iran".
“Tasyyi’ jenazah pemimpin syahid di tiga kota Teheran, Qom, dan Mashhad sudah pasti, dan kami sedang mempersiapkan diri untuk menampung lebih dari 15 hingga 20 juta orang di ibu kota,” ujarnya.
Tavakolizadeh menyatakan bahwa acara tasyyi’ akan berlangsung setidaknya 24 jam dan akan dipimpin oleh IRGC, dan menambahkan: “Tempat acara perpisahan untuk pemimpin syahid kemungkinan besar adalah aula musholla Teheran atau makam Imam (qs).”
Mengenai tempat pemakaman pemimpin syahid Iran, ia juga mengatakan: “Tempat pemakaman beliau, sesuai dengan wasiat dan nasihat kerabatnya, akan berada di makam suci Imam Ridha (as), dan jenazahnya akan dimakamkan di sana.”
Wakil Walikota Teheran melanjutkan, Masyhad juga memiliki suasana tersendiri karena wilayah timur negara ini kemungkinan besar akan memiliki kehadiran terbesar dari negara-negara tetangga. Kemungkinan besar, keluarga dan kerabat dari Pakistan, Afghanistan, India, dan Bangladesh, serta masyarakat Kashmir akan dijamu di Masyhad.
Ia juga menyatakan: “Penyelenggaraan acara tasyyi’ pemimpin syahid di Irak sedang dikaji”. (HRY)