Menurut Iqna mengutip Shafaq News; Muhannad Al-Aqabi, Direktur Departemen Informasi Umum Pasukan Mobilisasi Populer Irak, mengatakan acara ini adalah tasyyi’ jenazah resmi dan akan diadakan dengan partisipasi lembaga pemerintah terkait.
Perlu diingat bahwa Menteri Luar Negeri Iran Seyyed Abbas Araqchi, yang melakukan perjalanan ke Irak kemarin, bertemu dan berbicara dengan Ihsan Yaseen Al-Awadi, Kepala Staf Perdana Menteri Irak dan Ketua Tasyyi’ Jenazah Pemimpin Syahid Iran di Irak.
Dalam pertemuan ini, Al-Awadi menganggap tasyyi’ jenazah pemimpin syahid di Irak dan atabah sebagai kehormatan bersejarah bagi bangsa Irak dan menekankan bahwa pemerintah dan rakyat Irak akan mengerahkan segala upaya untuk menyelenggarakan acara tersebut dengan megah.
Selain itu, Nasif Jassim Al-Khattabi, gubernur Karbala, bertemu dan berbicara dengan Seyyed Abbas Araqchi, Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, selama kunjungannya ke provinsi tersebut. Menurut pernyataan dari pemerintah provinsi Karbala, kedua pihak membahas persiapan terkini untuk menyambut jenazah pemimpin syahid dan mengadakan acara tasyyi’ resmi di provinsi Karbala.
Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa selain meninjau persiapan tasyyi’, sejumlah isu yang menjadi perhatian bersama juga dibahas dan dipertukarkan dengan tujuan memperkuat koordinasi antara kedua belah pihak dan memastikan pelaksanaan program yang telah disusun untuk acara tersebut sebaik mungkin. (HRY)