Iqna melaporkan dari HUMAS Badan Penentu Kebijakan Republik Islam Iran, bahwa para peserta seminar Al Quran yang diselenggarakan atas kerjasama antara Hauzah dan Universitas melakukan pertemuan dengan Ayatullah Rafsanjani, Ketua Badan Penentu Kebijakan Republik Islam Iran.
Dalam kesempatan itu beliau menjelaskan, bahwa jalan yang paling dekat untuk ditempuh agar kita dapat mendekatkan diri kepada Tuhan adalah Al Quran dan Ahlul Bayt; yakni para Imam Ahlul bayt yang disebut dengan “Tsaqalain”
Selain itu beliau menambahkan, bahwa Al Quran adalah kitab suci yang paling otentik dan tidak ada tandingannya sepanjang sejarah. Sebab ia satu-satunya kitab yang tidak tersentuh oleh tangan-tangan kotor tak bertanggungjawab. Dan hal itu merupakan jaminan Tuhan kepada kita.
Sungguh sebuah kebanggaan kita umat Islam sebagai umat yang diwariskan kepada kita sebuah warisan besar yaitu Al Quran. Oleh karenanya mengarahkan masyarakat menjadi masyarakat Al Quran merupakan solusi mujarrab untuk menyelesaikan berbagai problem yang dihadapi olehnya, tambahnya.
Di akhir pertemuan beliau menyerahkan piagam penghargaan kepada 10 orang panitia dan peserta aktif dalam seminar yang baru saja berlangsung.