Mohammad Husein Shaffar Herandi dalam wawancaranya dengan Iqna menyampaikan apresiasinya atas penamaan tahun 1386 Hijriyah Syamsiyah oleh Pemimpin Spiritual tertinggi Rep. Islam Iran Imam Ali Khamenei dengan nama Tahun "persatuan Islam dan kerukunan bangsa " dengan mengatakan, bahwa apa yang beliau lakukan adalah sebuah kebijakan cerdas menghadapi kondisi dunia saat ini yang sedang menghadapai politik pecah-belah para musuh dan konspirasi mereka.
Bapak mentri juga menambahkan, bahwa Haji adalah salah satu simbol persatuan umat, dimana semua bergerak di sekitar Ka'bah yang merupakan "Rumah Tuhan" di bumi. itu berarti, bahwa semua umat diharapkan menjadikan Tuhan sebagai poros dan di atas segala-galanya. karenanya kalau kita menghilangkan semua ketergantungan dan cinta kita pada dunia dan materi, maka pastilah persatuan umat akan menjadi tujuan dan prioritas kita. di saat itu kita akan menyaksikan, bahwa persatuan itu akan sangat efektif untuk merealisasikan tujuan-tujuan Ilahi.
Beliau juga menyebutkan, bahwa penamaan tahun ini dengan persatuan dan kerukunan menunjukkan kepada dunia dan kaum muslimin, bahwa bangsa Iran saat ini lebih konsentrasi mencari solusi dalam upaya mendekatkan berbagai golongan dan madzhab serta menggalan persatuan dan kesatuan umat.