IQNA

Tindakan Salah Sebagian Kaum Muslimin merupakan Tindakan Kontra Produktif terhadap Islam

14:05 - August 02, 2007
Berita ID: 1568251
Akibat tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang Islam sebagian kaum muslimin bukan hanya melakukan tindakan kontra produktif atas persatuan dan kesatuan umat, namun juga mencoreng nama baik ajaran Islam.
DR Ingreid Matsun, Ketua Organisasi Islam Amerika Utara dalam wawancaranya dengan Iqna menyebutkan hal itu dan menambahkan, bahwa memang benar kebanyakan non muslim itu mengambil ajaran Islam dari referensi non muslim, karenanya apa yang mereka pahami tentang Islam merupakan pemahaman yang miring, namun kita tidak boleh menutup mata atas tindakan beberapa kelompok Islam yang juga ikut andil untuk memberikan pemahaman yang salah tentang Islam.

Sungguh sangat disayangkan menurutnya, apa yang dilakukan oleh sebagian kaum muslimin yang tidak berpegang teguh pada dasar-dasar dan nilai-nilai keislaman. Mereka sungguh telah mencoreng nama baik Islam dan melampaui batas sikap moderat dan pertengahan. Alih-alih berupaya untuk menciptakan persatuan, mereka malah menyulut api perselisihan dan permusuhan di dalam tubuh kaum muslimin, tambahnya.

Lebih lanjut DR Matsun menegaskan, bahwa kadang-kadang musuh internal kita lebih keras dari musuh eksternal, sebab musuh eksternal tidak akan bisa dipercaya sebagai jubir Islam yang sejati, jadi apapun yang mereka sampaikan tetap saja bukan representatif Islam.

Pada wawancara itu beliau juga menyayangkan kegagalan OKI untuk mengatasi berbagai masalah yang sudah merupakan harapan negara anggota agar OKI dapat menyelesaikannya.

Menurutnya kunci keberhasilan OKI terletak pada bagaimana OKI menjadikan inspirasi umat sebagai prioritas dan atas dasar itulah mereka mencari solusi yang tepat untuk menyelesaikan berbagai problema yang dihadapi serta tidak boleh mementingkan kepentingan pribadi dan golongan atas kepentingan umat.

Dosen Harvard University ini pada akhir wawancaranya menanggapi dibentuknya sebuah asosiasi baru yang menyatukan umat Islam dengan satu kepemimpinan dan kekuasaan, menurutnya haruslah terlebih dahulu dilakukan inspeksi dan survey tentang sejauh mana kemampuan asosiasi ini akan berhasil menyatukan semua kekuatan dan potensi kaum muslimin baik dari pemimpin mereka ataupun ide dan pemikiran mereka.

145946
captcha