IQNA

Menjauhkan Diri dari Persatuan Islam Meniscayakan Tidak Terealisasinya Kesatuan Umat Qurani

15:00 - February 21, 2008
Berita ID: 1631044
Ali Taskhiri: Allah SWT dalam banyak ayat Al Quran menekankan bahwa identitas umat Islam adalah umat yang satu, sementara mengabaikannya meniscayakan hilangnya kesatuan umat qurani
Iqna: Ayatullah Mohammad Ali Taskhiri, Ketua Asosiasi Internasional Pendekatan Madzhab-Madzhab dalam Islam pada acara pembukaan Seminar yang berjudul "Peran Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan, Budaya dan Koordinasi dalam Menguatkan Kerukunan Islami" menyampaikan hal itu dan menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak EISISCO.

Pada acara yang diselenggarakan pagi ini di Gedung Pertemuan Tingkat Tinggi OKI beliau menegaskan, bahwa umat Islam dan negara-negara Islam jika tidak mengamalkan firman Allah SWT di dalam Al Quran yang berbunyi: "Dan berpegangteguhlah kalian dengan tali Allah dan janganlah bercerai berai" maka akan jatuh pada kerusakan.

Begitu juga menurutnya dengan tidak mengamalkan ayat tersebut, para musuh Islam akan menjadi ancaman yang serius bagi umat Islam.

Ketua Asosiasi Internasional Pendekatan Madzhab-Madzhab dalam Islam juga menambahkan, bahwa yang dimaksudkan dengan persatuan Islam bukanlah persatuan dalam pemikiran semata, namun menyatukan langkah dan sikap menghadapi berbagai tantangan musuh-musuh Islam, sebagaimana para musuh juga bersatu untuk melancarkan ancaman dan tantangannya untuk umat Islam.

Tapi menurutnya, hal itu tidak meniscayakan semua orang meninggalkan segala yang ia yakini dan melebur dalam satu keyakinan. namun bersama-sama berdasarkan berbagai kesamaan dalam keyakinan mengenal keyakinan pihak lain dan menguatkan jalinan di kalangan mereka.

Merealisasikan persatuan dan mensosialisasikannya di tengah masyarakat Islam haruslah dengan cara logis dan rasional serta menjauhkan diri dari berbagai bentuk ekstrimitas, tambahnya.

Taskhiri juga menyayangkan ketidaktahuan masing-masing negara Islam identitas dan potensi satu sama lain di antara mereka. menurutnya para ulamalah yang memiliki tugas untuk memperkenalkan identitas, budaya dan potensi umat islam di masing-masing negara demi terciptanya budaya persatuan diantara mereka.

Pada akhir sambutannya beliau berharap peran Iran semakin hari semakin kuat dalam membantu berbagai lembaga dunia untuk menyusun proyek-proyek yang akan mempererat jalinan persaudaraan dan persatuan Islam.

225186
captcha