Iqna: Presiden Mahmud Ahmadi Nejad mengatakan hal itu dalam kunjungan ke desa tertinggal yang terletak di salah propinsi Hamadan.
Selain itu beliau mengatakan, bahwa problema nasional tidak bisa dipisahkan dari problema internasional, karenanya setiap yang terjadi di sebuah tempat di dunia, maka akan kita saksikan pula dampaknya di tempat-tempat lainnya di belahan bumi dunia ini. sebagai contohnya adalah perang yang terjadi di Irak, maka kita saksikan pengaruhnya dalam ekonomi dunia.
Ahmadi Nejad menegaskan, bahwa para pemiliki kekuasaan dan power dunia menggunakan berbagai cara dan intimidasinya hingga bangsa muslim, yang beriman dan bersih tidak bisa menikmati haknya yang aksioma, baik dengan cara boikot ekonomi ataupun lainnya.
Karena itu menurutnya, beliau menegaskan kepada penduduk desa yang juga mengalami pahitnya boikot ekonomi, bahwa segala tindakan yang mereka lakukan demi menentukan nasib bangsa dan dunia akan memiliki dampaknya. jika desa ini menghadiahkan empat orang pahlawan yang gugur dan syahid di medan pertempuran, maka berarti ikut serta dalam memperbaiki situasi dan kondisi dunia secara keseluruhan, tambahnya.
Pada kesempatan itu Presiden juga menjelaskan, bahwa yang ditakuti oleh para musuh
saat ini adalah masyarakat kita yang penuh dengan keimanan dan keyakinan kepada Tuhan di saat berhadapan dengannya atau pun di saat ebrhadapan dengan negara dan bangsa manapun.
Menurutnya, Cinta, ketenangan, keadilan, kemandirian dan kemuliaan adalah buah penting dari keimanan. dan Keimanan adalah anugerah Tuhan yang hanya diberikan kepada kaum mukminin saja.
Inilah yang menjadi kekhawatiran para musuh, sebab mereka yang telah merasakan manisnya kemuliaan dan kemandiriaan tidak mungkin untuk siap berada di bawah kedhaliman dan penindasan kekuatan bangsa lain.
Begitu juga menurutnya berkenaan dengan program pengayaan uranium untuk tujuan damai, ketakutan mereka adalah pada keteladanan, jadi dengan keberhasilan Iran, maka dikhawatirkan yang lain juga meniru Iran dan akan membangkitkan kesadaran rakyat sehingga akan menggoyang kesenangan mereka yang selama ini hidup dengan kemewawan.
Pada kesempatan itu Presiden juga menjanjikan untuk menyelesaikan berbagai problema di bidang kesehatan, pendidikan masyarakat daerah tertinggal secepat mungkin.
243398