IQNA

Sejak Awal Revolusi Bangsa Iran Mengubah Ancaman Menjadi Kesempatan untuk Maju dan Percaya Diri

15:30 - May 02, 2008
Berita ID: 1648333
Imam Ali Khamenei: Bangsa Iran sejak awal revolusi menghadapi boikot ekonomi dari para musuhnya, namun dengan bersandarakan pada kekuatan diri mereka, ancaman dan boikot tersebut berubah menajadi sebuah kesempatan untuk maju dan lebih percaya diri.
Iqna: Pemimpin Spiritual Tertinggi RII, Imam Ali Khamenei dalam ceramahnya di hadapan masyarakat kota Syiraz yang datang berduyun-duyn, tua-muda, laki dan perempuan untuk menyambut kedatangan beliau penuh semangat, cinta dan revolusioner.

Di hadapan puluhan ribu pencintanya yang telah menunggu kedatangan dari sejak awal pagi, menyampaikan terimakasih dan apresiasinya dan menegaskan, bahwa rakyat Syiraz adalah rakyat yang memiliki sejarah panjang sebagai masyarakat yang penuh kecintaan, keimanan dan keberanian dengan tanpa membedakan antara pemerintahan yang satu dengan lainnya, sebab yang menjadi konsentrasi utama mereka adalah pandangan global dan lebih mendalam serta lintas peristiwa.

Imam Ali Khamenei juga menjelaskan tentang berbagai faktor yang mendorong adanya perubahan, termasuk di dalamnya unsur geografis, historis, visi dan misinya. karenanya beliau juga mengkritik sebagian orang yang memiliki pandangan dan kecendrungan pada hal-hal yang disukai oleh masyararakat awam sesaat dan bersifat populis semata.

Bangsa Iran dengan ghirah keimanan dan kebangsaan yang disandarkan pada kebanggaan sejarah dan peninggalan budaya di masa lampau telah berhasil melahirkan sebuah revolusi yang mengankat bendera Islam, nilai-nilai kebebasan, kemandirian, kemulian, kebahagiaan dan kesejahteraan dunia dan akhirat, tegasnya.

Memang harus ada juga biaya besar yang dibayar demi hal itu, tamabahnya. Rakyat Iran yang berani dan besar ini pun telah membayar biaya tersebut dengan menghadapi perang yang dipaksakan selama 8 tahun, mempersembahkan para syuhada dan berdiri kokoh menghadapi berbaagi ancamand an embargo ekonomi.

Namun kata beliau semua itu akan menjadi sebuah kesempatan untuk lebih maju dan lebih percaya diri, karena itu para musuh harusnya sadar untuk tidak lagi menakut-nakuti bangsa Iran.

Imam Ali Khamaenei juga menyempatkan untuk berziarah ke kuburan Ali dan Husain putra Imam Musa Al Kadhim yang dikebumikan di kota Syiraz.

246059
captcha