IQNA

Universitas Internasional Al Quran

12:47 - August 08, 2008
Berita ID: 1675334
Ketua Lembaga Urusan Kebajikan dan Wakaf meminta Presiden Mahmud Ahmadi Nejad mempersiapkan pendirian sebuah Universitas Internasional AL Quran.
Iqna: Kantor panitia MTQ Internasional mengumumkan nama-nama juara pemenang lomba di bidang hafalam dan qiraah pada acara penutupan MTQ ke XXV yang diselenggarakan kemarin, Selasa 5 Agustus 2008 di Aula Al Quds Kawasan Pusara Suci Imam Ali Ridha as, kota Masyhad Iran.

Pada kesempatan itu Presiden Republik Islam Iran dalam sambutannya menyebutkan, bahwa Al Quran adalah kitab petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa dan keimanan kepada yang ghaib merupakan tanda pertama orang yang bertakwa.

Menurutnya iman kepada yang ghaib adalah misi yang dibawa oleh seluruh Nabi dan Rasul serta merupakan janji yang dibawa oleh Khalifatullah sang insan kamil yangmana iman kepadanya artinya memasuki medan hidayat dan berpegangteguh dengan tali Allah.

Selain itu beliau juga menegaskan, bahwa Ahlul Bayt adalah personifikasi Al Quran yang tanpa mereka Al Quran tidak bisa dipahami dengan benar. karenanya antara keduanya tidak boleh dipisahkan. keduanya adalah laksana dua wajah koin mata uang.

Imam adalah tampilan Al Quran dan Al Quran tanpa imam laksana kegelapan tanpa penerang, yang tidak akan bisa melangkah ke mana-mana, karena penerang dan penunjuk jalan nya adalah seorang imam.

Sementara ketua lembaga urusan kebajikan dan wakaf mengatakan, bahwa saat ini dunia menghadapi serangan budaya anti nilai-nilai Quran karena itu dia berharap dilakukan langkah-langkah dari pihak presiden untuk mendirikan Universitas Internasional Al Quran yang paling tidak meminimalisir akibatnya.

Pada saat yang sama beliau juga mengkritik adanya beberapa kekurang harmonisan program antar beberapa lembaga AL Quran dan berharap dengan segera dapat diatasi.

Pada MTQ yang diikuti oleh perwakilan dari 57 negara ini kali ini lebih lengkap dari pelaksanaan tahun sebelumnya karena pada tahun ini peserta yang datang dari lima benua; 23 negara Asia, 22 negara$ Afrika, 11 negara Eropa dan satu orang dari Amerika.

Sementara para dewan juri selain dari dalam negri juga terdapat dari luar negri yang terdiri dari para pakar Qiraah dari Indonesia, Yordania, Syiria, Filipina dan Lebanon.

Selain lomba Qiraah dan Hafalan MTQ yang pelaksanaannya berbarengan dengan peringatan Mab'ats (pengangkatan) Rasulullah saw menjadi Nabi dan Rasul diadakan pula lomba penulisan makalah yang berhubungan dengan hal ini.

278847
captcha