IQNA mengutip dari situs Kementerian Dalam Negeri bahwa Menteri Dalam Negeri saat ini Mostafa Muhammad Najar, berbicara pada Konferensi Manajemen Keamanan Kota yang berlangsung di Aula Nabi saw menyatakan bahwa dilaksanakan konferensi ini untuk menciptakan persatuan yang akan menghasilkan manfaat bagi kepentingan rakyat.
Muhammad Najjar menekankan bahwa pelestarian atas pencapaian dari revolusi adalah tugas yang paling penting dari rakyat, ia menandaskan, bangsa Iran yang mengalami berbagai ancaman yang menghambat kemajuan. Namun , hari ini semua usaha tersebut telah gagal dan kemajuan telah tercapai, bahkan terus ditingkatkan.
Menteri Dalam Negeri tersebut mengisyaratkan pada pengaruh Iran di kawasan, ia berkata, “Gelombang protes rakyat yang menyuarakan Islam, menuntut keadilan dan revolusi di berbagai tempat di kawasan adalah berkah dari Revolusi Islam. Meskipun sebagian orang tidak mengetahui dampak yang akan terjadi selanjutnya. Mereka pun secara bersamaan juga menuntut perubahan ekonomi dan semua itu terjadi pada Revolusi Islam Iran, hingga mereka menyatakan keberhasilan di berbagai bidang setelah peristiwa revolusi itu terjadi.”
Musthafa Mohammad Najar menyatakan bahwa sampai beberapa dekade lalu kehidupan bangsa bergantung Timur dan Barat, almarhum Imam menyadarkan bangsa ini, dengan mengatakan: "Hasil dari revolusi besar ini telah memulai kebangkitan bangsa-bangsa di di kawasan ini.”
Menteri Dalam Negeri itu juga menyatakan bahwa posisi kita tidak penentu sebelum revolusi di kancah internasional, ia mengatakan: Saat ini Republik Islam Iran di bidang ekonomi, stabilitas pertahanan, politik dan hubungan internasional berada dibarisan terdepan. Begitu pula di bidang ilmu pengetahuan, yang berbicara mengenai sel-sel induk, obat-obatan dan kedirgantaraan membangkitkan perkembangan Islam Iran yang mengejutkan.
755512