IQNA: Shadiq Al Mahdi, ketua Partai Kebangsaan Umat Sudan menyampaikan hal itu dalam ceramahnya di acara konferensi Kebangkitan Islam di Tehran, kemarin.
Beliau juga menambahkan, bahwa sudah menjadi sebuah keniscayaan bagi seluruh gerakan untuk menghadapi berbagai tantangan dan problema, karenanya kaum muslimin diharapkan bisa merapatkan barisan dan mempererat persatuan mereka.
Menurutnya umat Islam memiliki hak-hak materi dan non materi. Hak-hak non materi mereka dapat disimpulkan dalam lima hal mendasar; kemulian, kebebasan, keadilan, kesetaraan dan perdamaian.
Adapun hak-hak materi mereka adalah pembangunan dan pemerataan yang adil untuk melawan kefakiran dan kedzaliman, tambahnya.
Dalam ceramahnya Al Mahdi juga menyebutkan tentang keberhasilan revolusi Republik Islam Iran yang dapat mengubah kondisi keterbelakangan yang menyebabkan kebergantungan pada kekuatan asing ke arah kemajuan dalam berbagai bidang sehingga mampu berdiri dengan kekuatan dan kemampuan dalam negri serta memberikan harapan yang menjanjikan di masa yang akan datang.
Hari ini kita saksikan di berbagai negara rakyat melakukan gerakan untuk melawan korupsi, kediktatoran dan kebergantungan kepada asing. Mereka berharap gerakan mereka dapat merealisasikan kemuliaan, kebebasan dan keadilan di negara mereka, tegasnya.
Namun yang sangat diperlukan untuk kebangkitan seluruh umat Islam di dunia adalah persatuan dan kesatuan kita semua sehingga kita dapat meraih masa depan yang cerah dan menjanjikan, tambahnya.
862388