Ahmad Nafis, pimpinan umat Syiah Mesir dan sebuah partai yang akan dibentuk dan dinamai Tahrir, dalam sebuah wawancara di televisi menyatakan, "Pusat Keislaman Al Azhar telah meresmikan Syiah sebagai madzhab legal di neagara ini."
Ia melanjutkan, "Kami tidak hanya sekedar ingin berperan dalam pemerintah. Tujuan kami yang sebenarnya adalah agar hak-hak umat Syiah diperhatikan dan tidak dibeda-bedakan antara yang Syiah dan non-Syiah."
"Syiah memiliki satu Qur'an yang sama dengan Al Qur'an umat Islam sedunia." tambahnya.
Menyinggung undag-undang dasar ia tambahkan, "Tiadanya nepotisme merupakan bagian dari undang-undang dasar negara ini, dan kami menuntut dijalankannya aturan itu."
Menurutnya, partai Tahrir bukanlah partai yang berbau kelompok agama, namun benar-benar partai politik yang tak lama lagi akan didirikan secara resmi. (Ahram)
971348