Dialog Peradaban yang diberitakan surat kabar Al-Madinah berisi kebanggan Saudi Arabia yang mengaku telah menghadiahkan peradaban kepada Barat beberapa abad yang lalu. Tokoh saudi dalam dialog tersebut menyatakan: "Dahulu kala kita telah menghadiahkan peradaban kepada Barat. Lalu apa salahnya jika kita sekarang mengambil kembali dengan cara menggunakan ilmu dan penemuan-penemuan mereka?"
Tokoh Saudi tersebut memamerkan negaranya sebagai satu-satunya negara yang ingin mengenalkan Islam sebenarnya kepada masyarakat dunia, khususnya di Barat. Tujuannya, agar umat Islam dan pemeluk agama lainnya dapat hidup bersama dengan akur.
Omong kosong tersebut sangat mereka banggakan. Padahal selama ini kita lihat Saudi adalah negara yang menyalurkan dana besar-besaran kepada para teroris, melatih tentara-tentara rahasia untuk menciptakan kekacauan seperti di Bahrain dan Iraq, memberikan bantuan raksasa kepada rezim Alu Khalifah untuk menghabisi revolusioner Bahrain yang menuntut hak-haknya.
992026