IQNA

Saudi Mengaku Sebagai Pakar Peradaban Dunia

22:52 - April 24, 2012
Berita ID: 2312020
Surat kabar Al-Madinah memberitakan sebuah dialog di Jeddah yang bertema "Dialog Peradaban". Seorang tokoh dari Saudi dan Perancis hadir dalam dialog tersebut. Tokoh Saudi menyatakan bahwa Saudi beberapa abad yang lalu telah menhadiahkan "peradaban" kepada Barat.
Dialog Peradaban yang diberitakan surat kabar Al-Madinah berisi kebanggan Saudi Arabia yang mengaku telah menghadiahkan peradaban kepada Barat beberapa abad yang lalu. Tokoh saudi dalam dialog tersebut menyatakan: "Dahulu kala kita telah menghadiahkan peradaban kepada Barat. Lalu apa salahnya jika kita sekarang mengambil kembali dengan cara menggunakan ilmu dan penemuan-penemuan mereka?"
Tokoh Saudi tersebut memamerkan negaranya sebagai satu-satunya negara yang ingin mengenalkan Islam sebenarnya kepada masyarakat dunia, khususnya di Barat. Tujuannya, agar umat Islam dan pemeluk agama lainnya dapat hidup bersama dengan akur.
Omong kosong tersebut sangat mereka banggakan. Padahal selama ini kita lihat Saudi adalah negara yang menyalurkan dana besar-besaran kepada para teroris, melatih tentara-tentara rahasia untuk menciptakan kekacauan seperti di Bahrain dan Iraq, memberikan bantuan raksasa kepada rezim Alu Khalifah untuk menghabisi revolusioner Bahrain yang menuntut hak-haknya.
992026
captcha