IQNA

Prinsip Reliji, Etika dan Fikih; Adalah Tiga Unsur Perbedaan Ekonomi Islami Dengan Selainnya

23:02 - April 25, 2012
Berita ID: 2312364
Permasalahan utama yang membedakan ekonomi Islami dengan sistem ekonomi lainnya adalah unsur reliji, etika dan fikih. Untuk mengenalkan ekonomi Islami, mulanya kita harus menjelaskan prinsip reliji dan falsafah Islami terhadap kehidupan, baru setelah itu membahas etika kemudian fikih.
Telah diadakan seminar ilmiah seputar ekonomi Islami di Tehran kemarin, yang dihadiri oleh Hujjatul Islam wal Muslimim Sayid Husain Mir Mu'izzi, anggota Dewan Syura Tinggi Islami Iran dan anggota Dewan Ilmiah Pusat Kajian Budaya Dan Pemikiran Islami.
Dalam pidatonya Mir Mu'izzi mengenai prinsip ekonomi Islami menjelaskan bahwa sistem ekonomi Islami adalah "model" dalam tiga hal dalam dunia ekonomi: produksi, distribusi dan konsumsi, yang mana ketiganya serba Islami.
Islami-nya sistem ekonomi dapat dicari dan difahami dengan cara mengkaji terlebih dahulu bagaimana Islam memandang kehidupan dunia ini secara falsafi, lalu aturan-aturan etis Islami berkenaan dengan dunia ekonomi, kemudian hak-hak kita dan sesama dalam fikih.
Islam berbeda dengan aliran-aliran lainnya dalam memahami kehidupan dunia. Oleh karena itu sampai selanjutnya banyak yang berbeda dalam prakteknya dengan sistem ekonomi lain.
Kesimpulannya, sistem ekonomi Islami adalah sistem ekonomi yang sejalan dengan prinsip, norma dan fikih agama kita.
992350
captcha