IQNA

Tuntutan dihentikannya pencetakan Qur’an 28 dan 29 juz di Mesir

16:45 - August 14, 2012
Berita ID: 2393048
Tim Internasional: Musa Ali Ahmad, anggota Parlemen Mesir dalam pernyataannya yang disampaikan kemarin secara terang-terangan dalam sebuah rapat parlemen yang dipimpin oleh Ahmad Fahmi menuntut dihentikannya pencetakan Qur’an yang tidak diawasi dengan baik kualitas kerjanya.
Ia mengatakan: “Akhir-akhir ini ditemukan kurang lebih 40 ribu naskah Qur’an 29 juz (dengan dihapusnya juz 21) dan juga 40 ribu naskah Qur’an 28 juz (dengan terhapusnya juz 14 dan 15) tersebar di tengah-tengah masyarakat.”
Musa Ali Muhammad menunjukkan naskah-naskah Qur’an dengan banyak kesalahan tersebut di tengah-tengah para hadirin dalam parlemen dan menuntut agar siapapun pihak yang mencetak Qur’an tersebut agar diusut dan diawasi dengan benar untuk lain kalinya.
Ia menambahkan: “Sudah berkali-kali Qur’an 28 juz ini dicetak ulang dan tak satu orangpun menyadari kekurangan yang ada di dalamnya. Ini adalah sebuah krisis yang perlu ditangani secepat mungkin.”
Sumber: Al-Ahram
1078406
captcha