Menurut laporan IQNA, Nabi Muhammad Musthafa (Saw) memiliki karakter
dan aspek Ilahi dan diutus oleh Allah (Swt) sebagai pemimpin dan
pembimbing semesta; Al-Quran adalah mukjizat abadi beliau.
Para sejarawan dan peneliti di era awal Islam sampai sekarang telah
menulis karya dan tulisan-tulisan berharga tentang kepribadian, sirah
dan agama yang dibawa oleh Rasulullah (Saw) untuk manusia, yang patut
untuk disimak; meskipun kepribadian dan kedudukan beliau sangatlah
agung, hingga tidak mungkin teringkas dalam kalimat-kalimat ini.
Tulisan ini akan mengetengahkan pandangan-pandangan sebagian
cendekiawan Barat tentang kepribadian luhur dan universal Rasulullah Saw
dan pengikraran mereka akan keagungan dan kebesaran kepribadian beliau:
Jean-Jacques Rousseau, filsuf dan penulis Perancis
memperkenalkan agama suci Islam sebagai agama sempurna, agama yang
berjalan dalam setiap peradaban dan usia peradaban dan juga Muhammad
(Saw) sebagai Nabi dan utusan Allah dan Al-Quran sebagai kalam Allah
Swt.
George Bernard Shaw, filsuf populer Inggris: Saya
meyakini agama Muhammad (Saw) adalah satu-satunya agama yang selaras
dengan seluruh periode kehidupan manusia dan memiliki kapasitas untuk
menarik setiap generasi ke arahnya; namun saya memprediksikan bahwa
Eropa di masa mendatang akan menerima agama Muhammad (Saw); karena
pengaruh dan dampaknya sampai sekarang ini sudah terlihat.
Will Durant, filsuf Amerika: Sejarah era awal Islam
menunjukkan bahwa Islam sangat mampu untuk membangun masyarakat dari
awal dan lebih maju, agama Muhammad (Saw) mulia dan bertopang pada
ajaran tauhid.
Montesquieu dalam Ruh al-Qawanin menulis:
Pandangan-pandangan Muhammad (Saw) sangatlah benar, karena
mengorganisasikan sistem politiknya dengan kebaikan dan selama model
pemerintahannya tegak di tengah-tengah para penggantinya, maka
pemerintahan Islam akan terkelola dengan baik.
Voltaire, cendekiawan populer Perancis: Agama Islam
eksistensinya berhutang pada keperkasaan pendirinya; sementara umat
Kristiani mengembangkan agamanya kepada selainnya dengan bantuan pedang
dan api…oh Tuhan, seandainya semua bangsa Eropa meniru metode
orang-orang Turki muslim.
Mahatma Gandhi, pemimpin India dalam buku Hind Jadid
(India Baru) tentang kepribadian Muhammad (Saw) mengatakan, sangat
menarik, ketahuilah orang terbaik tanpa kenapa dan mengapa yang ada
dalam hati jutaan manusia sekarang ini adalah Muhammad (Saw). Dari sini
saya yakin bahwa banyak sekali masyarakat yang menerima Islam pada
hari-hari tersebut bukanlah karena pedang. Beliau seorang yang amanah,
sederhana dan seperti para nabi yang suci; yang sangat dermawan terhadap
para sahabat dan pengikutnya, keberanian dan penuh tawakkal kepada
Allah dalam menjalankan misi pribadi termasuk kriteria Muhammad (Saw).
Alexandre Dumas: Muhammad (Saw) adalah mukjizat Timur;
karena agamanya memiliki ajaran-ajaran besar dan akhlaknya terkemuka
dan memiliki sikap yang terpuji.
Karl Marx: Hakikat yang tidak dapat dipungkiri adalah
Muhammad (Saw) diutus supaya membawakan sebuah risalah yang menjadi
peringkas risalah-risalah sebelumnya dan di atasnya untuk semesta.
Pengutip: Ali Maroofi
3470522