IQNA

6:02 - May 16, 2016
Berita ID: 3470379
IRAN (IQNA) - Delegasi negara Maroko dan Italia jurusan qiraat musabaqoh internasional Al-Quran ke-33 berbicara tentang pengalaman kehadirannya dalam kompetisi tersebut.

Abdel Ilah Kassou, delegasi negara Maroko jurusan qiraat musabaqoh internasional Al-Quran ke-33 saat wawancara dengan IQNA mengatakan, saya banyak berpartisipasi dalam majelis-majelis Al-Quran internasional, seperti Belanda dan Italia dan saya pergi ke Kanada setiap tahun pada bulan Ramadhan dan mengemban imam jamaah masjid di negara ini.

"Saya banyak berpartisipasi dalam musabaqoh negara Maroko dan kehadiran saya dalam musabaqoh Al-Quran Republik Islam Iran adalah partisipasi pertama saya dalam kancah internasional,” imbuhnya.

Lebih lanjut Abdel Ilah Kassou mengisyaratkan penyelenggaraan musabaqoh dan mengintroduksikan, keteraturan dan tingkat musabaqoh sangatlah bagus dan sambutan yang sangat baik dari Iran telah memikat pandangan kami dan kami melihat upaya para pengurus dalam penyelenggaraan musabaqoh yang lebih baik dan masyarakat Iran sangat populer dengan menjamu dan menghargai ahli Al-Quran.

"Untuk membela Islam, kita harus menelaah dengan baik nan detail akan agama suci ini, banyak sekali orang-orang yang menisbatkan dirinya dengan Islam, namun sejatinya sangatlah jauh dari agama suci dan ajaran-ajaran luhurnya,” imbuhnya.

Muadz Ayatul Ain, delegasi Italia dalam jurusan tilawah musabaqoh internasional Al-Quran Iran ke-33 juga saat wawancara dengan IQNA mengatakan, saya banyak meraih hadiah dalam musabaqoh internasional dan nasional Al-Quran.

Kehadiran dalam Musabaqoh Iran / Pengalaman Delegasi Maroko dan Italia

"Demikian juga saya banyak berpartisipasi dalam festival-festival Al-Quran, di dalam dan luar negeri, seperti Maroko, Perancis dan Spanyol yang diselenggarakan dengan tujuan memikat minoritas muslim untuk aktivitas-aktivitas Qurani,” ungkapnya.

Muadz menambahkan, tingkat para qori dalam msuabaqoh ini bagus dan saya mengharap kesuksesan bagi semua para kompetitor, namun jangan sampai semua kompetitor tidak memiliki gaya baru dan tilawah mereka mengikuti para qori lainnya, namun Syaikh Abdel Ilah Kassou memiliki metode khusus dalam qiraat.

http://iqna.ir/fa/news/3497723

Kunci-kunci: Iran ، Wawancara Iqna
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\