IQNA

20:28 - July 02, 2016
Berita ID: 3470499
EMIRAT (IQNA) - Pertemuan tujuh hari para kaligrafer Al-Quran kedelapan pada bulan Ramadhan di buka Kamis (30/6) di hotel InterContinental Festival City Dubai, dengan poros kaligrafi Arab dan seni-seni Islam, dengan dihadiri menteri kebudayaan Emirat.

Menurut laporan IQNA seperti dikutip dari Gtoday, Syaikh Nahyan bin Mubarak, menteri kebudayaan Emirat dalam acara pembukaan mengumumkan tujuan dari penyelenggaraan pertemuan ini, yang diselenggarakan untuk kedelapan tahun berturut-turut pada bulan suci Ramadhan di Dubai, adalah mendukung seni dan kesusastraan bahasa Arab, terkhusus seni kaligrafi.

Dia menambahkan, 30 kaligrafer terkemuka dunia dari 11 negara Arab dan Islam setelah memilih dari ratusan pelamar berasaskan kelayakan, kreativitas dan kemampuan diundang dalam pertemuan ini sehingga setiap darinya menulis satu juz Al-Quran.

Afra al-Sabri, wakil menteri kebudayaan juga mengatakan, dalam agenda penulisan Al-Quran ini, digunakan dua khat Muhaqqaq dan Rahani, yang termasuk bagian khat pertama penulisan Al-Quran pada abad-abad pertama, sehingga khat kuno bersejarah ini dihidupkan kembali oleh para kaligrafer terkemuka dunia.

"Para kaligrafer dari negara Emirat, Suriah, Irak, Turki, Yaman, Aljazair, Arab Saudi, Palestina, Yordania dan Mesir hadir dalam pertemuan tahun ini,” ungkapnya.

Komite tinggi pengawasan penulisan Al-Quran ini juga mengagendakan sebuah pameran untuk mengetengahkan karya seni-seni Islam yang mencakup penulisan dan kaligrafi Al-Quran, yang diselenggarakan sepanjang pertemuan tujuh hari tersebut.

http://iqna.ir/fa/news/3511980

Kunci-kunci: Kaligrafer ، Al-Quran ، Emirat
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
* captcha:
\