IQNA

15:14 - December 26, 2017
Berita ID: 3471816
MYANMAR (IQNA) - Lembaga umum PBB sedang menyetujui resolusi pembelaan hak-hak muslim Myanmar, sementara itu Cina dan Rusia termasuk oposisi resolusi ini.

Menurut laporan IQNA dilansir dari Press TV, lembaga umum PBB dengan 122 suara sepakat, 10 suara menolak, dan 24 suara melarang, menyetujui resolusi mendukung hak-hak muslim Rohingnya, dan Cina serta Rusia termasuk kelompok oposisi tersebut,

Resolusi yang disetujui kemarin, meminta Myanmar selain memberikan hak penuh kewarganegaraan kepada umat muslim juga menyiapkan kepulangan mereka ke negara ini.

Demikian juga, lembaga umum PBB meminta Myanmar agar mengakhiri penindasannya terhadap umat muslim Rohingya dan mengizinkan utusan khusus PBB untuk menangani masalah ini.

Resolusi ini dipaparkan oleh organisasi OKI, yang disetujui dengan 122 suara sepakat yang berbanding dengan 10 suara menolak.

Cina, Rusia, Kamboja, Filipina, dan Myanmar termasuk yang memberikan suara menolak resolusi ini.

Sebelum dilakukan voting, Hau Do Suan, wakil Myanmar di PBB mengklaim resolusi ini memiliki motivasi politik dan kekuarangan dan dipaparkan dengan tujuan tekanan politik atas negaranya.

Do Suan lebih lanjut merasa prihatin atas penistaan dan pelemahan terhadap pemerintah Myanmar dan pasukan keamanan negara ini.

Sementara itu, akibat kekerasan terbaru militer dan para ekstremis Buddhis di Myanmar yang dimulai bulan Agustus lalu, banyak sekali umat muslim Rohingya meninggal dan 620.00 orang kabur ke negara tetangga.

 

http://iqna.ir/fa/news/3675926

 

 

Kunci-kunci: Myanmar ، Penentangan ، Resolusi PBB ، Cina ، Rusia ، IQNA
Nama:
Email:
* Komentar Anda:
\